Salahsatu UMKM di Karawaci, Kota Tangerang yang bergabung dengan komunitas UMKM usAHA
Salahsatu UMKM di Karawaci, Kota Tangerang yang bergabung dengan komunitas UMKM usAHA

Airlangga Hartarto Rangkul Pelaku UMKM di Tangerang

Nasional capres UMKM Airlangga Hartarto
Al Abrar • 17 Oktober 2021 21:29
Tangerang: Spanduk berwajah Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto muncul di warung-warung di Kota Tangerang. Salah satunya terlihat di Warung Bakso Cilok Jali-jali, milik Arif Fahrijal, di bilangan Karawaci, Kota Tangerang. 
 
Arif yang akrab disapa Jali menceritakan, warungnya dipasangi spanduk Airlangga yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu karena pernah mengikuti pelatihan wirausaha maju, kemudian bergabung dengan komunitas UMKM usAHA yang pembinanya adalah Airlangga Hartarto.
 
Mulanya, Jali mengaku diajak seorang teman. Jali tertarik karena mendengar banyak manfaat yang bisa ia dapatkan dan prosedur yang mudah. Akhirnya pria berusia 40 tahun itu pun memutuskan untuk mencoba bergabung. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Setelah bergabung, Jali mengikuti pelatihan bersama sekitar 100 an UMKM lain secara daring, lalu masuk dalam komunitas. Selain mendapat pelatihan, tiap peserta juga dibuatkan spanduk sesuai nama warungnya, dan dikirimi kantong belanja untuk pembeli.
 
Baca: UMKM Terus Didorong agar Bisa Berdikari
 
Jali juga tahu, bahwa tokoh yang terpasang di spanduk adalah seorang pejabat publik dan politisi. "Mau ada yang bilang kampanye, saya sih enggak keberatan, kalau keberatan mah enggak saya pasang spanduknya. Wajar juga lagian, kan Pak Airlangga politikus. Lagian kan saya dapat ilmu, dapat manfaat. Warung saya ini jadi ada "cirinya"," ungkap Jali di Tangerang, Minggu, 17 Oktober 2021. 
 
Dari pelatihan yang diikuti, Jali mengaku mendapat pengetahuan baru mengenai bagaimana mengelola media sosial untuk jualan online. Setelah paham pengelolaan media sosial untuk berjualan, Jali merasakan peningkatan penjualan di platform media sosial. Dulu Bakso Cilok Jali-jali hanya laku terjual sebanyak 20-25 porsi melalui medsos; sekarang dirinya bisa menjual 30-45 porsi. 
 
"Menurut saya pelatihannya cukup bermanfaat, apalagi goodie bag (kantong belanja) nya itu kan menjadi daya tarik sendiri. Cuma ada satu yang kurang,goodie bag-nya kurang besar," ujar Jali seraya tertawa.
 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif