Bupati Kulon Progo, Sutedjo. (Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim)
Bupati Kulon Progo, Sutedjo. (Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim)

Kulon Progo Target Penyaluran Bansos Rampung Sebelum Lebaran

Nasional Virus Korona bansos
Ahmad Mustaqim • 14 Mei 2020 17:40
Kulon Progo: Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), telah mendistribusikan bantuan sosial tunai (BST) kepada keluarga penerima manfaat (KPM) terdampak covid-19. Penyaluran bantuan dilakukan bertahap.
 
"Sekarang sedang menyalurkan bantuan sosial tunai atau BST. Baru dapat lima kapanewon (kecamatan), kami rapatkan tujuh kapanewon berikutnya," kata Bupati Kulon Progo, Sutedjo, di Yogyakarta, Kamis, 14 Mei 2020.
 
Sutedjo mengatakan, anggaran untuk menangani covid-19 di wilayahnya disiapkan sekitar Rp25 miliar dan akan ditambah. Dari jumlah itu, sebanyak Rp14 miliar di antaranya untuk kedaruratan medis dan sisanya untuk dampak sosial dan ekonomi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bantuan bersumber dari dana desa sudah diserahkan sebelum BST. BPNT (bantuan pangan non tunai) sudah Januari. Untuk (bantuan) sembako sudah disalurkan pada Februari lalu," kata dia.
 
Baca juga:Warga Kota Malang Diimbau Salat Id di Rumah
 
Terpisah, Kepala Kantor Pos Cabang Wates, Irwan Agus Susilo, menargetkan, penyaluran BST selesai sepekan sebelum lebaran. Ia mengatakan, penyaluran BST lewat kantor pos ditujukan untuk 17.643 KPM dari total 20.158. Adapun penyaluran sebagian melalui transfer BRI, BNI, dan BTPN.
 
"Lima kapanewon yang sudah yakni Wates, Girimulyo, Nanggulan, Kalibawang, dan Temon. Sisanya, untuk Galur, Kokap, Lendah, Panjatan, Pengasih, Samigaluh, dan Sentolo ditransfer Jumat, 15 Mei 2020, dan Kamis, 21 Mei 2020," imbuh dia.
 
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kulon Progo, Yohanes Irianta, menambahkan, BST ditarget selesai sebelum lebaran. Usai BST, kata dia, akan ada bantuan sosial lain, salah satunya dari Pemerintah DIY.
 
Menurut dia, penyaluran bantuan tetap harus mematuhi aturan pencegahan covid-19. Pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah di tingkat kecamatan hingga desa.
 
"Di tempat pembagian akan ada tiga (proses pengawasan), pintu gerbang, pintu masuk, dan di ruang pembagian. Kami harap ini tidak menimbulkan kerumunan," jelasnya.
 

(MEL)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif