Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Pemkot Bekasi Klaim Tak Melangkahi SKB 4 Menteri

Nasional Metode Pembelajaran
Antonio • 05 Agustus 2020 11:30
Bekasi: Simulasi pembelajaran tatap muka di Kota Bekasi, Jawa Barat, diklaim tidak melangkahi Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri tentang pembukaan sekolah. Lantaran prosedur dari pelaksanaan dan Keputusan Wali Kota perihal simulasi berlandaskan SKB empat menteri.
 
"Sampai sekarang ini kita (Pemkot Bekasi) juga tidak menetapkan sekolah ini dilakukan proses belajar mengajar. Tetap di dalam SK yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan itu tetap adalah role model simulasi pembelajaran dalam pandemi covid-19," kata Pelaksana Harian Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Uu Saeful Mikdar, di Bekasi, Selasa 4 Agustus 2020.
 
Pihaknya juga telah mengirimkan surat pemberitahuan ke kementerian terkait mengenai kegiatan simulasi sepekan lalu. Dia memastikan, pihaknya patuh dengan SOP dari SKB empat menteri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Enam Sekolah di Bekasi Gelar Simulasi Pembelajaran Tatap Muka
 
"Kita sudah memberikan pemberitahuan seminggu yang lalu kepada kementerian, di situ ada Kepwal-nya, di situ ada SOP, sampai sekarang itu, barangkali mohon maaf, tidak memberikan telegram dan lain sebagainya," jelasnya.
 
Sebelumnya, sebanyak enam sekolah di Kota Bekasi menjadi role model pendidikan dalam simulasi pembelajaran tatap muka di Kota Bekasi di tengah pandemi covid-19 pada Senin, 3 Agustus 2020 sampai 28 Agustus 2020.
 
Enam sekolah tersebut yakni SMPN 2 Kota Bekasi, SMP Victory, SMP Nassa, SDN Pekayonjaya VI, SD Negeri Jaticempaka VI, dan SD Al Azhar VI.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif