NEWSTICKER
Para perugas Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Papua saat akan melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar mama-mama Papua. (Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin)
Para perugas Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Papua saat akan melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar mama-mama Papua. (Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin)

Jayapura Papua Pantau 123 ODP Covid-19

Nasional Virus Korona
Roylinus Ratumakin • 23 Maret 2020 14:08
Jayapura: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jayapura, Papua, menyatakan sebanyak 123 warganya masuk daftar orang dalam pemantauan virus korona. Dari jumlah itu belum ada warga yang statusnya dinaikkan menjadi pasien dalam pengawasan (PDP).
 
Kepala Dinkes Kabupaten Jayapura Khairul Lie mengatakan, 123 ODP itu merupakan warga setempat yang baru kembali dari luar Papua atau daerah yang menjadi episentrum pandemik covid-19 di Indonesia.
 
“Data ini setiap saat akan berubah dan berkembang,” ujarnya, Senin, 23 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Khairul mengungkapkan terhadap 123 itu dilakukan pengawasan dengan meminta data pribadi, alamat, dan nomor telepon. Pihaknya juga terus memantau kondisi ODP yang menyebar ke sejumlah distrik di Kabupaten Jayapura.
 
Baca juga:Papua Butuh Rapid Test dan Alat Pelindung Diri
 
“Apabila ada indikasi atau gejala mengarah kepada gejala covid-19, yang bersangkutan akan segera dirujuk ke rumah sakit yang telah ditunjuk," sambungnya.
 
Dinkes Kabupaten Jayapura juga telah melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah rumah ibadah. Termasuk di sejumlah fasilitas umum seperti pasar, pusat perbelanjaan, hotel, dan tempat-tempat yang memungkinkan menjadi pusat keramaian di Jayapura.
 
“Untuk PDP, sampai saat ini belum ada. Akan tetapi, untuk ODP (ada dan) akan terus dimonitor,” jelasnya.
 
Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari Kabupaten Jayapura, Petronela Risamasu, menambahkan, pihaknya masih terus berupaya mengadakan alat pelindung diri (APD) bagi petugas medis. Beruntung, hingga kini RSUD Yowari belum merawat OPD ataupun PDP yang terpapar covid-19.
 
“Kami terus berupaya untuk mengadakan fasilitas kesehatan, khususnya fasilitas pelindung bagi petugas kami. Fasilitas ini sangat susah untuk didapat,” kata Risamasu.

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif