Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, saat berbicara pada Hari Guru Nasional, di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin, 30 November 2020. (Foto: Istimewa)
Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, saat berbicara pada Hari Guru Nasional, di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin, 30 November 2020. (Foto: Istimewa)

Pemprov Sulsel Minta Kepala Daerah Mulai Atur Pengelolaan Vaksin

Nasional Virus Korona vaksin covid-19 protokol kesehatan
Muhammad Syawaluddin • 04 Desember 2020 10:53
Makassar: Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah meminta kepada seluruh wali kota dan bupati untuk mengatur jalur distribusi vaksin covid-19. Pelaksanaan diperlukan sebelum vaksin dari pemerintah pusat turun ke daerah untuk disalurkan.
 
"Kita minta pelaksanaan vaksinasi di tata dengan baik. Termasuk cara pengelolaan vaksin covid-19 ini," katanya, di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 4 Desember 2020.
 
Ia mengatakan bahwa arahan Presiden Joko Widodo pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2021 tahun ini difokuskan ke pada sektor kesehatan. Khususnya pengadaan vaksin, pemulihan ekonomi, dan reformasi struktural. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nurdin menjelaskan, percepatan akselerasi pembangunan di Sulsel akan semakin cepat jika persoalan pandemi covid-19 dapat segera diatasi. Apalagi jika didukung dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi. 
 
"Pengadaan vaksin covid-19 telah masuk dalam anggaran di setiap daerah dalam hal penanganan sektor kesehatan. Sehingga kita harapkan sinergitas seluruh kepala daerah," jelasnya. 
 
Baca: Kenaikan Angka Tertinggi Kesembuhan Covid-19 di Jateng
 
Penjabat Bupati Gowa, Andi Aslam Patonangi, mengatakan Pemerintah Kabupaten Gowa siap mendukung pelaksanaan vaksinasi covid-19 yang ditargetkan akan dilakukan mulai awal 2021 mendatang secara bertahap. 
 
"Dengan vaksinasi kita harapkan imunitas masyarakat kita semakin lebih baik. Hanya saja sebelum dilakukan vaksin penerapan protokol kesehatan harus menjadi yang utama," katanya. 
 
Sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah dalam pelaksanaan proses vaksinasi covid-19. Pihaknya akan menyiapkan tempat penyimpanan vaksin yang sesuai dengan rekomendasi Kementerian Kesehatan agar vaksin betul-betul terjaga.
 
Termasuk, menyosialisasikan secara masif agar masyarakat ingin melakukan vaksin covid-19. Edukasi di masyarakat diakui menjadi hal penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar proses vaksin bisa berjalan dengan efektif.
 
"Kita harus menjelaskan ke masyarakat bahwa tidak semuanya di vaksin. Karena masih terbatas jumlahnya, kemudian ada segmen tertentu yang divaksin yaitu umur 18-59 tahun. Ini yang harus dijelaskan bahwa dibawah 18 tahun dan diatas 59 tidak vaksin," ujarnya. 
 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif