ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

10 Desa di Garut Diterjang Banjir Bandang

Nasional banjir bencana banjir
Roni Kurniawan • 12 Oktober 2020 12:16
Garut: Sebanyak 10 Desa dari tiga kecamatan di Kabupaten Garut diterjang banjir bandang, pukul 04.00 WIB, Senin, 12 Oktober 2020. Banjir bandang terjadi karena intensitas hujan tinggi sejak Minggu malam, 11 Oktober 2020 hingga Sungai Cipalebuh, Cikasi, dan Cibera meluap.
 
Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Provinsi Jawa Barat, Budi Budiman Wahyu, mengatakan 110 unit rumah terendam di Kecamatan Pameumpeuk, Cibalong, dan Cikelet dengan tinggi muka air (TMA) 50-150 sentimeter.
 
"TMA di Pamempeuk itu 100-150 sentimeter. Untuk unit bangunan yang terendam masih kita lakukan pendataan, tapi ada dua unit jembatan terdampak. Sedangkan di Kecamatan Cibatong, 110 unit rumah terendam dengan TMA 50-80 sentimeter. Untuk di Cikelet, akses jalannya yang tergenang," kata Budi dalam keterangan yang diterima Medcom.id, Senin, 12 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Wali Kota Bandung Ancam Kembali Tutup Bioskop
 
Budi menuturkan petugas kini masih berada di lokasi untuk melakukan pendataan rumah yang terendam atau pun warga yang menjadi korban banjir bandang. Namun hingga kini dia memastikan tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut.
 
"Tidak ada korban jiwa," jelasnya.
 
Menurutnya hingga kini masih terjadi genangan air di sejumlah lokasi banjir bandang. Petugas pun menyiapkan beberapa tempat pengungsian bagi warga terdampak banjir bandang di antarannya kantor kecamatan, koramil, polsek, serta kantor pemerintahan setempat.
 
"Kami sekarang masih melakukan penanganan dan pendataan terhadap korban," ujarnya.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif