ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Bupati Jepara Minta Kepala Desa Tidak Lupa Mengingatkan Protokol Kesehatan

Nasional Virus Korona Protokol Covid-19 protokol kesehatan Ingat Pesan Ibu Satgas Covid-19
Rhobi Shani • 19 November 2020 18:11
Jepara: Penambahan angka positif covid-19 di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, tiap hari kian meningkat. Tiga hari terakhir penambahan positif covid-19 sebanyak 82 kasus. Itu akibat pola pikir sebagian masyarakat yang mulai menganggap pandemi covid-19 telah berakhir.
 
Bupati Jepara, Dian Kristiandi, mengatakan saat ini pola pikir sebagian masyarakat telah berubah. Virus korona covid-19 dianggap telah sirna. Protokol kesehatan tidak lagi menjadi sebuah kebutuhan.
 
“Masyarakat menganggapnya seolah-olah ini (covid-19) seperti sudah tidak ada,” ujar Dian, Kamis, 19 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Itu sebabnya Dian meminta jajaran gugus tugas di tingkat desa untuk terus mengingatkan masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan. Serta, meminta kepala desa untuk tidak memberikan izin kegiatan masyarakat yang dapat menimbul kerumunan.
 
“Setiap saya keliling ke kecamatan-kecamatan selalu saya ingatkan itu (kepada kepala desa). Mereka sudah lupa (mengingatkan warga)” kata Dian.
 
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jepara, Muh Ali, meningkatkan angka kasus positif di Jepara dua pekan terkahir lantaran banyaknya kegiatan yang dilakukan masyarakat yang menimbulkan kerumunan. Itu seperti kegiatan hajatan yang mengabaikan protokol kesehatan.
 
“Selain itu sampel yang diambil cukup banyak,” kata Muh Ali.
 
Oleh sebab itu Muh Ali mengajak seluruh satgas desa untuk menggiatkan kembali protokol kesehatan dalam kegiatan yang dilakukan masyarakat. Masyarakat harus terus diingatkan, bahwa pandemi covid-19 belum berakhir. Saat ini yang bisa dilakukan untuk membentengi diri hanya dengan menerapkan protokol kesehatan.
 
“Satgas desa merupakan ujung tombak dalam menumbuhkan kesadaran warga masyarakat untuk memakai masker, mencuci tangan dan menghindari kerumuman,” ujar Muh Ali.
 
Pemerintah melalui #satgascovid19 tak bosan-bosannya mengampanyekan #ingatpesanibu. Jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakaimasker, #jagajarak dan #jagajarakhindarikerumunan, serta #cucitangandan #cucitanganpakaisabun.
 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif