ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Kabupaten OKU Timur Sumsel Siaga Bencana Banjir

Nasional banjir cuaca ekstrem bencana alam Bencana Banjir Mitigasi Bencana
Antara • 26 Januari 2022 17:39
Martapura: Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatra Selatan, menetapkan status siaga bencana banjir memasuki puncak musim hujan yang diprediksi terjadi hingga akhir Februari 2022.
 
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD OKU Timur, Dewa Made Suta, mengatakan penetapan status siaga bencana ini untuk mengantisipasi bencana alam sedini mungkin agar tidak menimbulkan korban jiwa.
 
"Berdasarkan pemetaan, di Kabupaten OKU Timur terdapat enam kecamatan rawan bencana banjir meliputi Kecamatan Martapura, BP Bangsa Raja, Madang Suku I, Madang Suku II, Semendawai Barat dan Cempaka," KATA DEWA di Martapura, Rabu, 26 JANUARI 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Kapal Pengangkut Beras di Sulsel Tenggelam, 4 Kru Belum Ditemukan
 
Dia menjelaskan enam kecamatan ini dipetakan rawan terjadi banjir karena berada di bantaran Sungai Komering yang sering kali meluap jika intensitas curah hujan tinggi terjadi dalam waktu lama.
 
Seperti beberapa waktu lalu banjir akibat luapan Sungai Komering merendam ratusan rumah penduduk di Kecamatan Cempaka dengan ketinggian air mencapai satu meter.
 
"Meskipun tidak ada korban jiwa, namun ratusan kepala keluarga terpaksa dievakuasi ke dataran tinggi hingga banjir surut," jelasnya.
 
Oleh sebab itu, untuk mengantisipasi banjir susulan masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan menghadapi bencana alam agar tidak menimbulkan korban jiwa.
 
BPBD OKU telah mendirikan posko penanggulangan bencana di daerah rawan banjir tersebut agar bencana alam dapat ditanggulangi sedini mungkin.
 
Selain itu, tim BPBD dibantu relawan di setiap kecamatan juga disiagakan guna memantau situasi terkini di daerah yang berpotensi terjadi banjir saat musim hujan.
 
"Untuk peralatan penanggulangan bencana mulai dari perahu karet, mesin pompa dan kendaraan lainnya juga sudah disiapkan untuk mengevakuasi warga jika terjadi banjir," ujarnya.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif