Ilustrasi--Suasana belajar di SMP Negeri 19 Depok, Pancoranmas, Depok, Jawa Barat. (Foto: MI/Bary Fathahillah)
Ilustrasi--Suasana belajar di SMP Negeri 19 Depok, Pancoranmas, Depok, Jawa Barat. (Foto: MI/Bary Fathahillah)

Honorer di Kabupaten Jepara Capai 5.210 Orang

Nasional tenaga honorer
Rhobi Shani • 22 Januari 2020 09:47
Jepara: Jumlah pegawai honorer di lingkungan pemerintah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mencapai 5.210. Tenaga honorer tersebut meliputi guru sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan tenaga teknis di organisasi perangkat daerah (OPD) maupun sekretariat daerah.
 
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Jepara, Diyar Susanto, mengatakan, jika ditambah dengan jumlah aparatur sipil negara, total pegawai di lingkungan Pemkab Jepara sebanyak 13.127 orang.
 
“Per Januari 2020, ASN 7.917 dan honorer 5.210,” ujar Diyar, Rabu, 22 Januari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia memerinci, dari jumlah tersebut ASN yang diproyeksikan pensiun tahun ini berjumlah 483 pegawai dengan dominasi guru. Kendati demikian, Diyar memastikan tidak ada rekrutmen tenaga honorer tahun ini.
 
“Pemerintah daerah sudah mengeluarkan surat itu (tidak ada penerimaan honorer) dan sudah kami teruskan ke OPD-OPD,” jelas Diyar.
 
Sementara itu untuk mekanisme gaji ASN, disesuaikan dengan peraturan pemerintah sedangkan upah honorer dihitung berdasarkan jumlah hari bekerja dalam satu bulan. Honorer dibayar Rp80ribu hingga Rp90 ribu per hari kerja.
 
Ketua Forum Komunikasi Guru Tidak Tetap (FKGTT) Kabupate Jepara, Muhammad Choiron Natsir, menambahkan jumlah guru honorer saat ini lebih dari 2.800 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 475 honorer dinyatakan lolos seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) pada 2019.
 
“Seleksi P3K tahun lalu yang ikut honorer kategori 2 (K2), yaitu honorer yang bertugas sebelum tahun 2005,” ungkap Choiron.
 
Ia menyebut seleksi P3K 2019 hanya diikuti 666 peserta. Rinciannya, sebanyak 628 guru honorer K2 dan 38 penyuluh pertanian. Hasilnya yang dinyatakan lolos seleksi sebanyak 475.
 
“Yang sudah dinyatakan lolos seleksi P3K tahun lalu nasibnya belum jelas. Hanya pengumuman dinyatakan lolos dan tidak ada tindak lanjut sampai sekarang,” tandas dia.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif