Tim Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) Korwil V Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis, 24 Oktober 2019. Medcom.id/ Rhobi Shani
Tim Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) Korwil V Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis, 24 Oktober 2019. Medcom.id/ Rhobi Shani

KPK Menyambangi Jepara karena MCP Rendah

Nasional pencegahan korupsi
Rhobi Shani • 24 Oktober 2019 17:06
Jepara: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendatangi kantor Bupati Jepara, Jawa Tengah untuk rencana program pencegahan korupsi terintegrasi melalui sistem Monitoring Center for Prevention (MCP) di jajaran Pemkab Jepara.
 
Anggota tim Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) Korwil V KPK, Untung Wicaksono, mengatakan berdasarkan hasil MCP, progres rencana aksi Korsupgah Pemkab Jepara sampai 23 Oktober 2019, masih 61 persen. Seharusnya MCP yang dicapai 85 persen.
 
"Hal itu yang menjadi pertimbangan dilakukannya monev (monitoring dan evaluasi -pen). Kami evaluasi apa-apa saja yang masih kurang dan belum dilakukan utamanya terhadap delapan indikator," kata Untung saat dikonfirmasi, Kamis, 24 Oktober 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untung menjelaskan delapan indikator atau sektor yang dinilai yaitu perencanaan penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu (PTSP), manajemen ASN. Kemudian, tata kelola dana desa, optimalisasi pendapatan, dan manajemen aset daerah. Serta penguatan Aparat Pengawasan Intern Pemerintahan (APIP).
 
"Ketika progres pencegahan ini bisa dilaksanakan, maka proses terkait pencegahan korupsi di satu daerah bisa berjalan baik. Sehingga Tidak ada lagi penindakan. Karena by system semuanya sudah terkontrol," jelas Untung.
 
Sementara sekretaris Daerah Kabupaten Jepara, Edy Sujatmiko, sangat mendukung langkah KPK. Mengingat sistem MCP ini dimaksudkan agar mendorong penyelenggaraan pemerintah daerah lebih transparan dan akuntabel.
 
"Kepada perangakat daerah terkait, saya meminta untuk lebih meningkatkan percepatan pelaksanaan instrumen rencana aksi KPK tersebut. Sehingga dalam pencapaian MCP lebih meningkat," kata Edy.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif