Ilustrasi bangunan tugu di wilayah Kota Yogyakarta. Medcom.id-Ahmad Mustaqim
Ilustrasi bangunan tugu di wilayah Kota Yogyakarta. Medcom.id-Ahmad Mustaqim

Wisata Yogyakarta Terimbas Virus Korona

Nasional virus korona
Patricia Vicka • 29 Januari 2020 15:58
Yogyakarta: Pariwisata Yogyakarta terdampak akibat merebaknya virus korona. Jumlah wisatawan dari Tiongkok maupun negara yang terdampak virus korona menurun drastis.
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharja, menjelaskan penurunan ini cukup melemahkan gairah pariwisata di Yogyakarta.
 
"Jumlah wisatawan asing dari negara Asia Tenggara berkurang. Cukup terasa dampaknya apalagi sekarang lagi bulan-bulan sepi," kata Singgih kepada Medcom.id di Yogyakarta, Rabu, 29 Januari 2020.
 
Singgih menjelaskan penurunan ini juga dipicu karena adanya sejumlah penutupan penerbangan dari Tiongkok oleh Pemerintah Indonesia. Namun Singgih menegaskan Pemda DIY tidak melarang turis dari Tiongkok atau dari negara yang sudah terjangkit korona datang ke Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pastinya kami tidak bisa menolak kedatangan mereka. Hanya kami tingkatkan pengawasan pada mereka," jelas Singgih.
 
Menurut Singgih demi mengantisipasi penyebaran virus korona, Pemda DIY telah bekerjasama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk memeriksa seluruh penumpang dari penerbangan internasional di Bandara Adisutjipto dan Yogyakarta International Airport (YIA).
 
Senada, Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) DIY, Udhi Sudiyanto, mengatakan virus korona membuat wisatawan mancanegara menunda perjalanan ke Yogyakarta.
 
Menurut Udhi para wisatawan ini masih menunggu perkembangan virus korona. Walaupun hingga kini warga Indonesia belum ada yang positif terjangkit.
 
"Wisatawan Tiongkok salah satu pasar yang besar bagi pariwisata Yogyakarta. Dengan adanya virus ini jadi tantangan kami untuk mencari pasar baru penggantinya," jelas Udhi.
 
Udhi berharap pemerintah lebih serius untuk memberikan pengawasan pada turis Tiongkok mulai dari kedatangan hingga kepulangan mereka. Ia menyarankan para wisatawan Tiongkok diperiksa kesehatannya lebih mendalam tidak hanya sekedar pemeriksaan alat pengukur suhu tubuh.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif