Banjir bandang di Lebak, polisi masih mencari korban hilang. (Foto: ANTARA)
Banjir bandang di Lebak, polisi masih mencari korban hilang. (Foto: ANTARA)

Tim Gabungan Masih Cari Korban Hilang

Nasional banjir jakarta
Media Indonesia.com • 03 Januari 2020 15:11
Banten: Kepolisian Daerah Banten merilis data terbaru pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di beberapa wilayah di Kabupaten Lebak, Banten, sejak Rabu, 1 Januari 2020, hingga hari ini, Jumat, 3 Januari 2020.
 
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Edy Sumardi, menyatakan, hasil rekapitulasi data Bagian Operasi Polres Lebak yang dihimpun di Posko Bantuan Polsek Cipanas, disebutkan, jumlah korban hilang akibat banjir bandang mencapai delapan orang.
 
Enam orang dilaporkan hilang akibat tertimbun longsor dan kini masih dalam pencarian. Sedangkan dua orang lainnya terseret air bah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Hari ini dua korban ditemukan meninggal. Namun satu di antaranya belum dapat teridentifikasi, dan tim DVI Bid Dokkes Polda Banten terus mendalami serta mencocokan temuan ciri-ciri di tubuh korban dengan sidik jari," kata Edy, Jumat, 3 Januari 2020.
 
Korban yang teridentifikasi yakni Udin, 50, laki-laki. Ia ditemukan di aliran Sungai Kampug Kondang, Desa Cipanas.
 
Satu korban lain berjenis kelamin wanita, lanjut Edy, ditemukan sudah tidak bernyawa di aliran Sungai Ciberang-Lebak. Saat ditemukan terdapat luka di bagian wajah.
 
"Diperkirakan usianya sekitar 50 tahun. Saat ini masih dilakukan identifikasi oleh tim DVI di ruang jenazah RSUD Ajidarmo Rangkasbitung," jelasnya.
 
Edy menambahkan sejak terjadinya bencana banjir, Polda Banten telah mengerahkan mengerahkan ratusan personel polisi dariSat Brimob, Dit Samapta, Dit Polairud, Bid Dokkes, Bid Humas untuk membangtu Polres Lebak memberikan pertolongan kepada warga.
 
"Polda Banten akan mengupayakan membuka akses jalan utama untuk warga yang saat ini masih tertimbun longsor, mengevakuasi korban banjir dengan menggunakan perahu karet, dan membersihkan sejumlah tempat ibadah," pungkasnya.
 
Banjir bandang Lebak terjadi di enam kecamatan, yakni Kecamatan Curug bitung, Sajiram Cipanas, Lebakgedong, Maja, dan Cimarga. Dari keenam wilayah itu, Kecamatan Curug bitung dan Sajira terparah kondisinya. Di Kecamatan Curug bitung sebanyak 336 unit rumah rusak berat, 17 rusak ringan, dan tiga masjid ikut rusak. Kecamatan Sajira 209 unit rumah rusak berat, 459 rusak ringan, dan merusak 4 jembatan serta 10 musala.

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif