Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (28/8/2019). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (28/8/2019). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Penajam Paser Utara Tingkatkan Fasilitas Kesehatan

Nasional pemindahan ibukota Ibu Kota Baru
Patricia Vicka • 29 Agustus 2019 19:14
Yogyakarta: Perpindahan ibu kota dari Jakarta ke Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur masih digodok. Namun Pemkab Penajam Paser Utara sudah melakukan persiapan dengan melengkapi dan meningkatkan fasilitas kesehatan.
 
Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan peningkatan kualitas rumah sakit di wilayahnya. Saat ini sudah ada satu rumah sakit tipe C di Kabupaten Penajam.
 
"Kami berupaya meningkatkannya. Kami sedang ajukan RS itu ke tipe B," kata Gafur saat berkunjung ke Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis, 29 Agustus 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Gafur menjelaskan langkah yang ditempuh di antaranya membangun dua rumah sakit tipe C di Kecamatan Babulu dan Sepaku. Selain itu Pemkab juga akan meningkatan anggaran bidang kesehatan.
 
"Kami akan tambah anggaran untuk beli peralatan dan naikkan gaji dokter dan pegawai. Tentunya harus ada penyesuaian gaji seiring dengan penyesuaian tipe RS," jelas Gafur.
 
Gafur berharap kehadiran dua rumah sakit baru tipe C ini dapat mendorong kualitas dan tipe RS di wilayahnya menjadi tipe B. Selain itu ia yakin seluruh RS sudah berkualitas dan siap memberikan layanan prima saat ibu kota pindah. Pasalnya saat ini wilayah PPU masih tercatat sebagai wilayah endemi Malaria.
 
"Saya yakni dengan pemindahan Ibu Kota kesini, pelayanan Rumah Sakit akan lebih maju," pungkas Gafur.
 
Sementara Kabag Pembangunan Pemkab Penajam Paser Utara, Nico Herlambang mengatakan selama ini pelayanan kesehatan kepada masyarakat sudah tercover dengan baik. Masyarakat tidak perlu mengeluarkan uang jika mengakses fasilitas kesehatan.
 
"Fasilitas kesehatan untuk masyarakat gratis. Karena kami bayarkan BPJS seluruh penduduk kami dengan APBD," kata Nico.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif