Wali Kota Makassar Bakal Dijemput Paksa Polda Sulsel

Lukman Diah Sari 11 Juni 2018 16:41 WIB
korupsi
Wali Kota Makassar Bakal Dijemput Paksa Polda Sulsel
Wali Kota Makassar Danny Pomanto. (Foto: Andi)
Makassar: Penyidik Polda Sulawesi Selatan bakal memanggil paksa Wali Kota Makassar Danny Pomanto perihal dugaan korupsi dana sosialisasi penyuluhan di SKPD dan kecamatan. Danny bakal diperiksa sebagai saksi. 

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sulawesi Selatan Kombes Pol Yudhiawan Wibisono mengatakan, Danny Pomanto sempat mangkir terhadap panggilan pertama penyidik pada Senin, 4 Juni 2018. 

"Kan pemeriksaan pertama yang bersangkutan tidak datang dan dia minta dijadwal ulang ya akan kita panggil kembali,” kata Yudhiawan kepada wartawan, Minggu 10 Juni 2018. 


Dia mengatakan, penyidik akan memanggil Danny untuk yang kedua kalinya setelah Idulfitri. Danny akan diperiksa sebagai saksi, dalam dugaan pemotongan dana di jajaran kecamatan sebesar 30 persen.

“Laporannya baru dugaan ya, karena nilainya ini belum dihitung berapa saja kerugian, dan menurut dugaan laporan ini hampir semua kecamatan,” ujarnya.

Ia mengancam, bakal menjemput paksa Danny bila tidak memenuhi panggilan kedua. "Kalau memang tidak mau datang lagi, kita bakal jemput paksa nanti,” tegas dia.

Sementara itu, pengacara Danny, Ahmad Riyanto, mengatakan Danny mangkir panggilan penyidik karena harus mengikuti pelantikan sebagai Wali Kota Makassar setelah masa cuti. 

"Jadi, Pak Danny bukannya sengaja karena mau mangkir," katanya.



(LDS)