Wali Kota Jayapura saat menyerahkan Kartu Keluarga Sejahtera kepada salah seorang Keluarga Penerima Manfaat. Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin.
Wali Kota Jayapura saat menyerahkan Kartu Keluarga Sejahtera kepada salah seorang Keluarga Penerima Manfaat. Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin.

3.812 KPM di Jayapura Terima Kartu Keluarga Sejahtera

Nasional Virus Korona
Roylinus Ratumakin • 03 Juni 2020 12:47
Jayapura: Pemerintah Kota Jayapura, Papua, mendistribusikan Kartu Keluarga Sejahterah (KKS) yang bisa dikonversikan dengan paket sembako kepada sebanyak 3.812 keluarga penerima manfaat (KPM).
 
Program yang pada awalnya bernama bantuan pangan non tunai (BPNT) itu baru menjangkau 3.812 dari target 10.359 KPM. Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano mengatakan, jumlah KPM belum memenuhi target lantaran pendistribusian sembako masih banyak yang belum tepat sasaran.
 
“Ada juga yang meninggal mendapat kartu ini. Bahkan anak kecil dapat kartu. Makanya Sekretariat Daerah perlu ada verifikasi data secara faktual,” kata Benhur, Rabu, 3 Juni 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Benhur, masyarakat yang tak mendapatkan KKS tetap mendapatkan bantuan paket sembako. Ia hanya meminta setiap masyarakat yang menerima bantuan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19 seperti menggunakan masker.
 
"Jaga jarak, pakai masker, rajin cuci tangan dan jangan berkerumum agar penyakit ini kita bisa putuskan mata rantainya," tegasnya.
 
Baca juga:RS Penuh, 106 Pasien Covid-19 Ditangani di Hotel
 
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Irawadi, menambahkan, jumlah KPM untuk Kota Jayapura, tahun ini sebanyak 6.741 KPM. Per April, jumlahnya bertambah 4.448 KPM.
 
“Realisasinya hari ini baru 3.812 KPM yang sudah masuk data bayar di BNI Jayapura, sehingga total penerima program ini ada 10.359 KPM,” imbuh dia.
 
Melalui KKS, jenis sembako yang diterima per KPM yaitu beras, telur, daging, ikan, kacang-kacangan vitamin juga buah-buahan. Sebelum masa covid-19, program KKS berisi Rp 110.000 per KPM yang dikonversi menjadi paket sembako. Selanjutnya naik menjadi Rp 150.000 per KPM, kemudian di masa pandemi covid-19 menjadi Rp 200.000 per KPM dan akan diberikan selama sembilan bulan.
 
“Kegiatan dilayani e-Warong yang sudah disiapkan Kota Jayapura,” pungkasnya.
 

(MEL)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif