ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Lab di DIY Periksa OTG karena Tak Ada Kasus Baru

Nasional Virus Korona
Ahmad Mustaqim • 26 Mei 2020 10:02
Yogyakarta: Lab untuk penanganan covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dipakai menangani pasien lama dan orang tanpa gejala (OTG), Senin, 25 Mei 2020. Situasi ini terjadi lantaran tak ada penambahan kasus baru.
 
"Hari ini tidak ada penambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19 di DIY. Sehingga jumlah kasus positif di DIY tetap sebanyak 226 kasus," kata juru bicara Pemerintah DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, saat dihubungi, Selasa, 26 Mei 2020.
 
Baca: Kasus Positif Covid-19 di Sumsel Bertambah 76 Pasien

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berty menjelaskan selain tak ada kasus baru, dua warga Bantul juga telah dinyatakan sembuh dari covid-19. Keduanya yakni kasus 142, laki-laki 43 tahun; dan kasus 158, perempuan 20 tahun.
 
"Penambahan kasus sembuh dengan hasil laboratorium negatif dua kali berturut-turut, sebanyak 2 kasus, sehingga total kasus sembuh menjadi 125 kasus," jelas Berty.
 
Berty manambahkan ada satu kasus PDP meninggal, yakni laki-laki 52 tahun warga Sleman. PDP tersebut telah jalani tes swab dan belum diketahui hasilnya.
 
Kepala Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta, Irene, mengatakan tidak ada penambahan kasus bukan karena libur lebaran sehingga tak ada pemeriksaan di laboratorium. Ia mengatakan lab tetap beroperasi dengan memeriksa banyak sampel
 
"Kemaren kami memeriksa 109 sample, baik baru dan evaluasi. Alhamdulillah tidak ada penambahan kasus baru. Kita semua berdoa agar kondisi seperti ini terus terjaga baik," ujarnya.
 
Humas Pemerintah DIY, Ditya Nanaryo Aji, mengatakan dalam beberapa hari ini uji sampel swab tidak hanya digunakan untuk menguji PDP, namun juga untuk orang tanla gejala (OTG).
 
"Sebagian besar hasilnya adalah negatif, sedangkan apabila hasil positif, maka akan masuk sebagai kategori PDP positif (terkonfirmasi). Uji swab OTG hasil rapid test reaktif dilakukan di Kabupaten Bantul, Sleman, dan Gunungkidul," kata Ditya.
 

(DEN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif