ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Surabaya Raya Terapkan Kampung Tangguh Hingga RT/RW

Nasional Virus Korona
Amaluddin • 26 Mei 2020 10:46
Surabaya: Pimpinan di Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo, Gresik) sepakat perpanjang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dari tahap II ke III. Nantinya ketiga daerah itu juga akan menerapkan kampung tangguh hingga tingkat RT/RW.
 
"Kami akan melakukan pemberdayaan di tingkat desa, RT dan RW. Nanti kami juga akan menerapkan kampung tangguh," kata Sekda Kabupaten Sidoarjo, Achmad Zaini, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin malam, 25 Mei 2020.
 
Baca: 179 kamar Asrama Haji Surabaya Ditempati Pengidap Covid-19

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Zini menegaskan pihaknya akan merevisi peraturan bupati (Perbut) untuk diterapkan pada PSBB tahap III. Revisi Perbup diharapkan bisa menekan penyebaran virus korona (covid-19) di Sidoarjo. "Ini agar penyebaran covid-19 menjadi turun dan landai pada PSBB jilid III ini," jelas Zaini.
 
Senada juga disampaikan Plh Sekda Kabupaten Gresik, Nadlif, mengatakan PSBB tahap III bertema "Penegakan Protokol Kesehatan". Salah satunya menerapkan kampung tangguh, mengadopsi dari Malang Raya, yang lebih dulu diterapkan.
 
Menurutnya keberadaan kampung tangguh sangat bagus untuk mendeteksi pergerakan keluar masuknya masyarakat setempat. Di antaranya, pembatasan mobilitas manusia, terutama daerah perbatasan, juga memberlakukan pintu masuk dan keluar untuk perusahaan.
 
Misalnya antara pintu masuk dan pintu keluar dipisah. Selain itu, juga melaporkan hasil rapid test semua karyawan kepada Pemkab Gresik. "Untuk posko check point dari 16 titik tinggal 7 titik, yang 9 titik kita upayakan di fasilitas umum, seperti pasar dan mall," jelas Nadlif.
 
Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto, menjelaskan akan meningkatkan civil society pada pelaksanaan PSBB III. Yakni pemberdayaan masyarakat tingkat RT/RW melalui pembentukan gugus tugas penanganan covid-19 di tingkat RW.
 
"Kemudian membentuk 'Kampung Wani Jogo Suroboyo'. Kampung ini berbasis RW, polanya adalah gotong royong dan kemandirian," kata Eddy.
 
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengumumkan untuk melanjutkan PSBB Tahap III, melalui Keputusan Gubernur Jatim nomor 188.258/KPTS/013/2020 tentang Perpanjangan Kedua Pemberlakukan PSBB di Wilayah Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik selama 14 Hari. PSBB tahap III akan mulai diberlakukan terhitung mulai 26 Mei hingga 8 Juni.
 
"Itu bisa diperpanjang lagi tergantung nanti situasinya seperti apa. Mudah-mudahan penyebaran covid-19 menurun drastis pada PSBB tahap III ini," pungkas Koordinator PSBB sekaligus Sekda Provinsi Jatim, Heru Tjahjono.
 

(DEN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif