Sejumlah pengungsi antre mengambil air bersih di tempat pengungsian di Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (21/1/2021). ANTARA/Akbar Tado/hp.
Sejumlah pengungsi antre mengambil air bersih di tempat pengungsian di Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (21/1/2021). ANTARA/Akbar Tado/hp.

Gubernur Sulbar Imbau Warga Kembali ke Rumah

Nasional gempa Gempa Bumi
ant • 22 Januari 2021 15:29
Mamuju: Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar mengimbau masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Mamuju dan Majene kembali ke rumah masing-masing. Ali menyatakan tidak ada yang perlu ditakutkan masyarakat, karena situasi sudah kembali aman.
 
“Besok, (Sabtu, 23 Januari), saya akan panggil camat, lurah dan kepala desa untuk meminta mereka mengimbau warga agar kembali ke rumah masing-masing, kalau rumah mereka tidak rusak,” kata Ali saat rapat bersama unsur pemerintah Kabupaten Mamuju dan Majene di kompleks Kantor Gubernur Sulbar, Jumat, 22 Januari 2021.
 
Ali menyatakan tidak ada yang perlu ditakutkan masyarakat, karena situasi sudah kembali aman. Selain itu, tidak perlu ketakutan dengan isu-isu jika ada gempa yang lebih besar serta tsunami di wilayah Sulbar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Saya rasa kita harus semangat, tidak usah terlena dan takut, tapi tetap waspada,” harap Gubernur Ali.
 
Baca: Selama PPKM, Kasus Covid-19 di Kota Bogor Terus Melonjak
 
Salah seorang warga di pengungsian stadion Manakarra, Lena mengatakan dirinya tetap bertahan di pengungsian, karena takut masih ada gempa susulan. Dia mengungkapkan kondisi rumahnya yang rusak, sangat rawan untuk ditinggali kembali.
 
“Tadi malam, kami merasakan lagi gempa susulan,” ujarnya.
 
Lena berharap agar pemerintah memperhatikan kondisi mereka di pengungsian, yang mulai terserang penyakit.
 
“Anak-anak kami mulai deman kalau malam hari. Semoga ada perhatian pemerintah,” harap Lena.
 
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan status penanganan bencana gempa bumi dengan magnitudo 6,2 di Sulawesi Barat sebagai tanggap darurat.
 
Penetapan status tanggap darurat itu dilakukan Gubernur Sulawesi Barat, HM Ali Baal Masdar melalui surat nomor 001/Darurat-SB/I/2021, sejak 15 Januari 2021 sampai 28 Januari 2021.

 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif