Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo

Pemkot Solo Ajukan Penundaan Pembayaran Penerangan Jalan ke PLN

Nasional tarif listrik
Triawati Prihatsari • 17 Mei 2020 03:30
Solo: Pemerintah Kota Solo berencana mengajukan penundaan pembayaran pajak Penerangan Jalan Umum (PJU) ke PT PLN (Persero). Pasalnya, anggaran pajak PJU Pemkot Solo dialihkan untuk realokasi anggaran penanganan covid-19 (korona).
 
"Anggaran pajak PJU masuk dalam skema rasionalisasi percepatan penanganan covid-19. Setidaknya per bulan dana yang harus dikeluarkan untuk pajak PJU sekitar Rp4 miliar. Surat permohonan penundaan akan segera dibuat," urai Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, di Solo, Sabtu, 16 Mei 2020.
 
Penundaan pembayaran pajak PJU yang akan diajukan rencananya mencakup Mei hingga Desember 2020. Dengan demikian jika penundaan tersebut disetujui, maka Pemkot Solo harus melunasi tagihan pajak PJU tahun depan sekitar Rp40 miliar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Harapannya PLN memberi dispensasi sendiri pada kami. Karena kondisi ini (pandemi korona) dialami di seluruh daerah di Indonesia bahkan dunia. Dan kami minta meski nunggak, penerangan jalannya jangan dimatikan," imbuhnya.
 
Di sisi lain, Pemkot Solo juga tengah menggelar lelang pengadaan PJU yang sudah tidak layak pakai. Sekitar 21 ribu PJU rencananya akan diganti karena telah dimakan usia.
 
Ditambahkan Wakil Ketua DPRD Solo, Sugeng Riyanto, proses lelang pengadaan 21 ribu PJU tengah berlangsung. Secepatnya, penerangan jalan umum akan segera diganti.
 
"Selain banyak PJU yang telah dimakan usia, ada juga PJU yang selama ini nyantol di tiang lainnya. Misalnya nyantol di tiang milik Telkom, atau tiang milik perorangan. Jadi lelang PJU ini harus tetap diadakan," jelas Sugeng.
 

(WHS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif