21 ASN dikawal Satpol PP dipulangkan dari Kota Weda Halmahera Tengah ke Kota Tidore Kepulauan karena tidak punya surat keterangan sehat. (Foto: MI/Hijrah Ibrahim)
21 ASN dikawal Satpol PP dipulangkan dari Kota Weda Halmahera Tengah ke Kota Tidore Kepulauan karena tidak punya surat keterangan sehat. (Foto: MI/Hijrah Ibrahim)

Tak Punya Surat Bebas Covid-19, 21 ASN Dipulangkan

Nasional Virus Korona
Media Indonesia • 02 Juni 2020 08:44
Weda: Sebanyak 21 orang aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, asal Kota Tidore Kepulauan yang pulang saat Idulfitri tidak bisa kembali ke Kota Weda. Mereka terpaksa dipulangkan ke Kota Tidore Kepulauan dan tak dapat kembali bekerja karena tak memiliki surat keterangan bebas covid-19.
 
Sekda Kabupaten Halmahera Tengah, Yanto M Asri, mengatakan, Satpol PP telah mengantar 21 ASN itu menuju Kelurahan Payahe, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan.
 
"Mereka hari ini kita dan selanjutnya diantar ke Payahe untuk balik ke Kota Tidore," ungkapnya, Selasa, 2 Juni 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Yanto, para ASN yang diminta balik ke Tidore, demi menjaga keselamatan warga dan bentuk keadilan. Sebab, Tidore merupakan daerah penularan covid-19 yang sudah terdeteksi transmisi lokal.
 
Baca juga:Tiga Perempuan Positif Covid-19 di Jambi Melahirkan
 
"Semua warga dari daerah tertular tak dibolehkan masuk ke kota Weda tanpa mengantongi surat rapid test. Karena tidak ada surat bebas covid-19 atau hasil rapid test, semua harus balik, harus adil," tegasnya.
 
Yanto berharap, ASN yang kembali ke Tidore agar selalu menjaga kesehatan, tetap berada di rumah dan menerapkan pola hidup sehat.
 
Bupati Halmahera Tengah telah mengeluarkan surat edaran Nomor 35/UM/2020 yang menjelaskan melarang warganya melakukan perjalanan keluar daerah terutama daerah terjangkit di dalam maupun di luar Maluku Utara.
 
"Jika perjalanan keluar daerah sangat mendesak, dilarang untuk kembali ke Halteng terkecuali membawa surat keterangan sehat bebas covid-19 dari Dinas Kesehatan atau Rumah Sakit dari daerah asal, serta wajib melaporkan diri ke tim Gugus Tugas Covid-19 dan melakukan karantina. Atau isolasi diri sendiri selama 14 hari dibawah pengawasan tim Gugus Tugas Covid-19," jelasnya. (Hijrah Ibrahim)

 

(MEL)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif