Ilustrasi. Foto: Medcom.id/Nur Azizah.
Ilustrasi. Foto: Medcom.id/Nur Azizah.

Tinggi Tanggul Sungai di Bekasi Ditambah

Nasional banjir jakarta Jakarta Banjir
Gana Buana • 07 Januari 2020 11:15
Bekasi: Pemerintah Kota Bekasi segera memperbaiki kerusakan tanggul akibat banjir di sepanjang sungai di Bekasi. Tinggi tanggul ditambah satu meter.
 
"Dinding tersebut tidak maksimal dan harus ditinggikan lagi sebanyak satu meter,” ungkap Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Selasa, 7 Januari 2020.
 
Rahmat mengatakan tanggul ditinggikan agar air tidak sampai melimpas ke rumah warga. Sehingga, korban banjir bisa diminimalisasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menerangkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyiapkan anggaran sebesar Rp4 triliun untuk normalisasi sungai Bekasi. Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bekasi sudah diperintahkan berkoordinasi dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor.
 
"Saya sudah perintahkan dua Dinas untuk berkoordiansi dengan dua daerah untuk membahas Daerah Aliran Sungai (DAS). Tujuannya supaya ketika nanti dipanggil Pak Menteri, kita sudah siap," ujarnya.
 
Sementara itu, DINAS Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi mencatat sebanyak 89 titik di tanggul sungai Bekasi rusak akibat banjir pada Rabu, 1 Januari 2020. Sejumlah tanggul jebol.
 
Kepala DBMSDA Arief Maulana mengatakan pihaknya masih menginventarisasi kerusakan infrastruktur di Kota Bekasi akibat banjir. Koordinasi lintas wilayah pun sudah dilakukan mengingat sungai di Bekasi merupakan aliran pertemuan dua sungai yang masing-masing hulunya ada di Kabupaten Bogor.
 
"Ini sudah jadi skala prioritas perbaikan, sebab kalau tidak hujan biasa pun air akan keluar dengan kondisi seperti ini," jelas Arief.
 
Dia mengatakan revitalisasi tanggul dibantu 50 tim ahli dafi Kementerian PU. Mereka akan melakukan perbaikan sementara di daerah tanggul sungai di Bekasi.
 
"Meski sementara tetap punya kekuatan sama dengan tanggul permanen. Ini dilakukan karena sudah mendesak dan banyak titik tanggul yang rusak," jelas dia.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif