Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis, menemui warga yang menjadi kroban banjir, Selasa 14 Januari 2020. Foto: Medcom.id/A Rofahan
Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis, menemui warga yang menjadi kroban banjir, Selasa 14 Januari 2020. Foto: Medcom.id/A Rofahan

Warga Minta Pemkot Cirebon Rutin Keruk Sungai

Nasional bencana banjir
Ahmad Rofahan • 14 Januari 2020 17:06
Cirebon: Warga Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat, meminta pemerintah rutin mengeruk Sungai Cikalong. Pengerukan sungai dianggap bisa meminimalisasi banjir di wilayahnya.
 
"Keinginan kami tidak muluk-muluk, kalau memang tidak bisa bebas banjir, asal banjir jangan masuk rumah," ujar salah satu warga Kelurahan Kalijaga, Ani, Selasa, 14 Januari 2020.
 
Dia menuturkan jika pengerukan rutin dilakukan maka kapasitas tampungan air di sungai menjadi lebih banyak. Dia menyakini banjir bisa diminimalisasi meski hujan deras mengguyur wilayahnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sehingga bisa meminimalisir terjadinya banjir," kata Ani.
 
Sementara itu, Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis mengaku pihaknya sudah mengeruk sungai 10 hari sebelum banjir terjadi. Pihaknya juga sudah melakukan bersih-bersih di sungai tersebut.
 
Pihaknya juga berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung terkait wilayah yang masuk dalam kewenangan BBWS. Sehingga pengerukan bisa kembali dilakukan.
 
"Yang menjadi wewenang BBWS, juga sudah kami koordinasikan, untuk segera dikeruk," kata Azis.
 
Banjir merendam sekitar 264 rumah warga di Kelurahan Kalijaga Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon, Senin malam, 13 Januari 2020. Ketinggian air banjir mencapai 150 sentimeter, lantaran meluapnya sungai Cikalong akibat hujan deras.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif