Teknik suntik gambut untuk memadamkan api di lahan gambut. Foto: ANT/Bayu Pratama S
Teknik suntik gambut untuk memadamkan api di lahan gambut. Foto: ANT/Bayu Pratama S

Lahan Gambut di Kalsel yang Terbakar Ditenggelamkan

Nasional kabut asap Kebakaran Lahan dan Hutan
Antara • 18 September 2019 10:24
Banjarbaru: Tim Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) gabungan di Kalimantan Selatan akan 'menenggelamkan' lahan gambut yang terbakar. Aliran irigasi Riam Kanan, di Banjar, Kalimantan Selatan, akan ditutup dan dialihkan ke lokasi gambut yang terbakar.
 
"Luas lahan gambut yang akan ditenggelamkan mencapai 900 hektare," kata Kepala Dinas Kehutanan Kalsel Hanif Faisol Nurofiq di Banjarbaru, Rabu, 18 September 2019.
 
Dia menuturkan cara pembasahan dengan mengalirkan air lebih praktis dan murak ketimbang menggunakan helikopter water bombing. Dia mengungkap lahan gambut yang terkabar sulit dipadamkan jika hanya mengandalkan penyiraman di permukaan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena titik panas sudah masuk jauh ke dalam tanah," imbuhnya.
 
Selain mengalirkan air dari saluran irigasi dan kanal tambahan. Pembasahan lahan gambut juga menggunakan teknik suntik gambut dilakukan Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan.
 
Dia mencontohkan Tim Brigade Dakarhutla Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kayu Tangi menanggulangi kebakaran lahan di Jalan Tegal Arum Banjarbaru, Kalsel, dengan menyuntik gambut. Sehingga air bisa menyebar dan memadamkan api.
 
"Alat pemadam suntikan gambut ini ditancapkan ke dalam tanah untuk menyebarkan air agar api benar-benar padam dan sewaktu-waktu tidak menyala lagi," jelas Hanif.
 
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, luas lahan yang terbakar mencapai 3.545 hektare. Kabut asap yang ditimbulkan telah menganggu aktivitas penerbangan di bandara.

 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif