Iriana Jokoqi usai meresmikan Gerakan Indonesia Bersih di Kampung Pulo Timaha, Kelurahan Bahagia, Babelan, Kabupaten Bekasi, Senin 16 September 2019.
Iriana Jokoqi usai meresmikan Gerakan Indonesia Bersih di Kampung Pulo Timaha, Kelurahan Bahagia, Babelan, Kabupaten Bekasi, Senin 16 September 2019.

Iriana Jokowi Resmikan Gerakan Aksi Indonesia Bersih di Bekasi

Nasional sampah lingkungan hidup
Antonio • 16 September 2019 10:37
Bekasi: Ibu Negara Iriana Joko Widodo meresmikan Gerakan Indonesia Bersih di Kampung Pulo Timaha, Kelurahan Bahagia, Babelan, Kabupaten Bekasi, Senin 16 September 2019. Kegiatan bertemakan 'Edukasi Akbar dan Pencanangan Aksi Indonesia Bersih Oleh Ibu Negara' diselenggarakan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (Oase).
 
Iriana mengatakan, cara untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih tidak sulit. Yakni dengan cara membiasakan diri untuk mengangkat sampah yang ada di Kali.
 
Hal itu dia sampaikan menyusul penumpukan sampah sepanjang 1,5 kilometer yang terjadi di Kali Busa, Kelurahan Bahagia beberapa waktu lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini sebenarnya sederhana sekali untuk bagaimana mampu menjadi bersih, lingkungan menjadi bersih, kali menjadi bersih, itu sederhana. Kalau ada sesuatu yang ada di kali bisa mengambil. Jadi jangan sungkan untuk mengambil apapun yang ada di jalan, ambil masukan tong sampah nanti tidak akan bisa menumpuk kaya ini," kata Iriana dalam sambutannya.
 
Dia mengatakan, nama Kali Busa atau disebut Kali Bahagia sudah bagus. Dia mengajak agar semua pihak ikut menjaga kebersihan kali yang ada di wilayahnya.
 
"Namanya saja sudah bagus ya Kali Busa Bahagia, mengapa kita melihat, sampai kaya gitu menjadi tidak Bahagia," ujarnya.
 
"Nanti saya lewat harus bahagia ya, sudah bersih," sambung Iriana.
 
Perwakilan masyarakat Babelan, Elvira Andriani Nasution, mengatakan, selama ini banyak masyarakat yang mengeluh mengenai sampah.
 
Dia menceritakan, setiap melintas di jalan Pulo Timaha, sekitar Kali Busa, masyarakat harus menutup hidung karena bau yang tidak sedap. Penyebabnya, karena kurangnya kesadaran masyarakat akan kebersihan.
 
"Tapi Alhamdulillah, sejak adanya masyarakat dan pemerintah yang turun langsung mengenai viralvnya Kali Busa Alhamdulillah kesadaran masyarakat sudah mulai ada. Dan di pinggir-pinggir jalan kali sudah bekerja sama untuk membersihkan lingkungannya masing-masing supaya kalau musim hujan tidak terjadi banjir," kata dia di Bekasi.
 
Dia mengucapkan terima kasih kepada Iriana. Karena, kehadiran ibu Negara membangkitkan semangat warga untuk terlibat langsung membersihkan sampah.
 
"Kami mulai bersemangat, terutama kader-kader Posyandu untuk turun ke jalan-jalan membersihkan sampah-sampah dibantu dengan aparat desa dan kecamatan," ujarnya.
 

 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif