Nelayan Pantai Sendangbiru mengadakan tradisi syukuran nelayan dan petik laut di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa 27 September 2022/istimewa.
Nelayan Pantai Sendangbiru mengadakan tradisi syukuran nelayan dan petik laut di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa 27 September 2022/istimewa.

Gara-gara Pandemi, Tangkapan Nelayan di Malang Turun 180 Ton per Hari

Daviq Umar Al Faruq • 27 September 2022 19:00
Malang: Pandemi covid-19 yang terjadi selama dua tahun menyebabkan tangkapan ikan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, menurun. Sebelum pandemi, rata-rata tangkapan nelayan bisa mencapai 200 ton per hari, namun saat pandemi hanya 20 ton per hari. 
 
Bupati Malang, M Sanusi, berharap kegiatan syukuran nelayan dan petik laut tahun ini dapat menjadi berkah tersendiri bagi para nelayan. Sehingga mereka bisa mendapatkan hasil tangkapan ikan yang melimpah. 
 
“Insyaallah bisa memberikan rezeki bagi para nelayan dan mendapatkan hasil tangkapan yang melimpah jadi 200 ton ikan tuna per hari," katanya saat Syukuran Nelayan dan Petik Laut di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sendang Biru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing, Kabupaten Malang, Selasa 27 September 2022. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sanusi menerangkan kegiatan syukuran nelayan dan larung saji ini merupakan bentuk rasa syukur dari para nelayan. Rasa syukur ini diwujudkan lewat bersedekah kepada penghuni laut, yakni ikan. Tujuannya, ketika selesai melakukan sedekah ini hasil tangkapan para nelayan bisa melimpah.
 
"Lewat larungan ini kita juga memohon keberkahan dari Allah sekaligus bentuk syukur dan diharapkan dapat menolak balak atau marabahaya. Mudah-mudahan ikan nya semakin banyak, masyarakat disini bisa semakin sejahtera dan makmur," harapnya. 
 
Kegiatan petik laut kali ini berjalan begitu meriah. Sebab, dua tahun sebelumnya syukuran hasil melaut itu dilaksanakan secara sederhana karena pandemi covid-19.
 
Kegiatan ini juga diramaikan dengan tradisi Larung Saji hingga pagelaran wayang kulit. Rangkaian Petik Laut Sendang Biru 2022 ini merupakan bentuk kearifan lokal yang dilangsungkan setiap tahunnya pada tanggal 27 September.

Petik Laut Didukung

Kegiatan ini mendapat mendukung penuh dari Pemprov Jawa Timur. Tradisi tersebut diharapkan bisa menambah minat para wisatawan berkunjung ke Malang Selatan.
 
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengaku telah meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang untuk menyiapkan titik-titik strategis yang bisa digunakan untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). PLTS tersebut nantinya diharapkan dapat menambah daya dukung kelistrikan di sekitar kawasan Malang Selatan.
 
"Nantinya, jika PLTS sudah berdiri tentu dapat menambah daya dukung kelistrikan sehingga berdampak kepada masyarakat, nelayan dan wisatawan yang hadir," kata Khofifah saat menghadiri Syukuran Nelayan dan Petik Laut di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sendang Biru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing, Kabupaten Malang, Selasa 27 September 2022.
 
Khofifah menambahkan saat ini Pemprov Jawa Timur memang getol membangun PLTS untuk menguatkan elektrifikasi yang lebih ramah lingkungan. Terutama, PLTS di kawasan Sendang Biru yang diharapkan menjadi bentuk dukungan dan penyemangat kepada para nelayan di Malang Selatan. 
 
"Yang diharapkan akan bisa menambah semangat dan produktifitas nelayan dalam menghasilkan tangkapan ikan," ujarnya.
 
(NUR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif