Wakil Ketua DPRD Surabaya, Darmawan (ke dua dari bawah rompi merah muda) ditetapkan tersangka kasus Korupsi Dana Jasa Aspirasi Masyarakat (Jasmas) 2016. Foto: Medcom.id/S Hadi
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Darmawan (ke dua dari bawah rompi merah muda) ditetapkan tersangka kasus Korupsi Dana Jasa Aspirasi Masyarakat (Jasmas) 2016. Foto: Medcom.id/S Hadi

Korupsi Wakil Ketua DPRD Surabaya Rugikan Negara Rp5 Miliar

Nasional kasus korupsi
Syaikhul Hadi • 17 Juli 2019 09:37
Surabaya: Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur, berupaya mengembangkan kasus korupsi dana Jasa Aspirasi Masyarakat (Jasmas) tahun 2016 yang melibatkan anggota DPRD Surabaya. Negara dirugikan Rp5 miliar akibat kasus tersebut.
 
"Ini bagian dari komitmen kami untuk terus mengungkap kasus tersebut. Tentunya pengungkapan berdasarkan pengembangan dari para tersangka," jelas Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya, Rachmat Supriyadi, usai menahan tersangka Dharmawan, Selasa, 16 Juli 2019.
 
Tersangka Dharmawan merupakan wakil Ketua DPRD Kota Surabaya dari partai Gerindra. Perannya mengkoordinir proposal dari beberapa Rukun Tetangga (RT) untuk turut mendapatkan fee dari hasil penggelembungan dana Jasmas 2016.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tugas dia mengkoordinir proposal dari RT-RT, untuk mendapatkan komisi. Kerugian Negaranya mencapai Rp5 miliar," terangnya.
 
Baca:Wakil Ketua DPRD Surabaya Jadi Tersangka Korupsi
 
Pihaknya masih menyelidiki berapa komisi yang diterima Dharmawan dan tersangka sebelumnya Agus Setiawan Jong dan Sugito. Agus Setiawan saat ini sudah masuk tahap penuntutan di Pengadilan Tipikor Surabaya.
 
"Kami sudah mengantongi bukti-bukti. Sedikitnya ada enam anggota DPRD Surabaya yang diduga terlibat atau berbuat secara bersama-sama tersangka sebelumnya," tandasnya.
 
Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya, menahan Wakil Ketua DPRD Surabaya, Dharmawan, usai diperiksa di kantor Kejari Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur,. Sebelum dilakukan penahanan, Dharmawan lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi Dana Jasmas 2016.
 
Dharmawan keluar dari gedung kejaksaan menggunakan rompi tersangka, berwarna merah muda. Dharmawan mencoba menutup muka di hadapan pewarta dengan menundukan kepala dan menggunakan topi.
 
Dharmawan langsung digiring ke Rutan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur untuk ditahan dua puluh hari ke depan, sembari menunggu pemeriksaan lanjutan.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif