Ilustrasi - Medcom.id.
Ilustrasi - Medcom.id.

Dua Korban Pesawat Twin Otter Teridentifikasi

Nasional kecelakaan pesawat pesawat hilang
Cindy • 26 September 2019 12:48
Papua: Dua korban kecelakaan pesawat Twin Otter DHC-6 seri 400 yang hilang kontak pada 18 September 2019, teridentifikasi. Proses identifikasi dilakukan enam jam.
 
"Kedua jenazah yang berhasil diidentifikasi atas nama Darsep Sobirin Ishaq, pilot pesawat dan Bharada Hadi Utomo yang merupakan anggota Brimob," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal, di Papua, Kamis, 26 September 2019.
 
Kamal menjelaskan jenazah Darsep Sobirin Ishaq diidentifikasi melalui finger print dan cicin kawin. Jenazah Bharada Hadi Utomo diidentifikasi melalui gigi, finger print, dan properti di bagian tubuh.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Upacara pengantaran dan pemberangkatan jenazah Bharada Hadi Utomo dilakukan di Aula Detasemen B Brimob Mimika. Jenazah bakal diterbangkan ke kampung halamannya di Pati, Jawa Tengah, untuk dimakamkan.
 
"Sementara jenazah Darsep Sobirin Ishaq akan diterbangkan ke Jakarta," ucap dia.
 
Kamal mengatakan Tim Disaster Victim Investigation (DVI) Polri dan Bidang Dokkes Polda Papua masih melakukan pemeriksaan forensik pada dua jenazah yang belum teridentifikasi.
 
Pesawat Twin Otter DHC6-400 PK-CDC dinyatakan hilang kontak dalam penerbangan dari Timika menuju Ilaga, Rabu, 18 September 2019, pukul 10.56 WIT. Pesawat itu jatuh pada area sangat terjal dengan kemiringan 80-90 derajat (dinding tegak) pada ketinggian sekitar 13.500 kaki atau sekitar 3.900 meter di atas permukaan laut.
 
Kendaraan itu dikemudikan kapten pilot Dasep Ishak Sobirin dengan kopilot Yudra serta mekanik Ujang Suhendar. Angkutan udara itu membawa satu penumpang anggota Brigade Mobil (Brimob) Bharada Hadi Utomo.
 

 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif