BPBD bersama warga memasang karung pasir di longsoran sekitar talut Sungai Winongo, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu, 15 Januari 2020. Medcom.id/ Patricia Vicka
BPBD bersama warga memasang karung pasir di longsoran sekitar talut Sungai Winongo, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu, 15 Januari 2020. Medcom.id/ Patricia Vicka

17 Talut di Yogyakarta Rawan Longsor

Nasional bencana longsor
Patricia Vicka • 15 Januari 2020 16:14
Yogyakarta: Sekitar 17 titik pembatas sungai atau talut sungai di Kota Yogyakarta rawan longsor jika terjadi hujan lebat. Kepala BPBD Kota Yogyakarta, Hari Wahyu, mengatakan lokasi rawan longsor tersebar di empat sungai besar serta beberapa sungai kecil.
 
"Sungai besar seperti Code, Winongo, dan Gajah Wong. Kalau sungai kecil, seperti Sungai Manunggal dan Buntung," kata Wahyu kepada Medcom.id di Yogyakarta, Rabu, 15 Januari 2020.
 
Wahyu menjelaskan pemkot sudah mengingatkan masyarakat yang tinggal di bantaran kali untuk waspada pada tanda-tanda longsor. Warga juga diminta segera mengungsi jika sudah muncul tanda longsor.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jika terjadi hujan lebat dalam waktu lama. Warga yang tinggal di bawah atau atas talut yang rawan longsor segera mengungsi. Ini untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa," jelas Wahyu.
 
Menurut Wahyu pihaknya sudah menerima informasi adanya talut yang retak seperti di sekitar Sungai Winongo RW 2 dan Rw 4 Kelurahan Ngampilan. Ada juga longsor kecil terjadi di talut Sungai Winongo di Kelurahan Notoprajan.
 
"Kami sudah pasang karung pasir dan terpal disekitar talud yang longsor itu, Sementara longsor ga tambah lebar karena belum hujan lebat lagi," pungkas Wahyu.
 
Sementara Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, meminta warga untuk lebih peka terhadap konsisi talut. Apalagi daerah talut rawan longsor ini sebagian besar berada di Kampung Tangguh Bencana (KTB).
 
"Warga KTB sudah kami bekali mitigasi bencana mandiri. Kmai harapkan warga meningkatkan intensitas pemantauan di wilayahnya dan terus melaporkan kondisi wilayah ke Pemkot secara periodik," kata Heroe.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif