Pemerintah mulai menetapkan kebijakan minyak goreng satu harga sejak 19 Januari 2022 sebagai respons dari melonjaknya harga komoditas pangan tersebut selama beberapa bulan belakangan. Foto: dok. MI
Pemerintah mulai menetapkan kebijakan minyak goreng satu harga sejak 19 Januari 2022 sebagai respons dari melonjaknya harga komoditas pangan tersebut selama beberapa bulan belakangan. Foto: dok. MI

Khofifah Instruksikan Satgas Pangan Pantau Distribusi dan Harga Minyak Goreng

Nasional minyak goreng Minyak Goreng Satu Harga
Amaluddin • 24 Januari 2022 18:15
Surabaya: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menginstruksikan jajaran Satgas Pangan Jatim, turun langsung memastikan kelancaran distribusi dan keseragaman harga minyak goreng Rp14 ribu per liter.
 
"Satgas Pangan juga harus ikut memastikan rantai pasokan minyak goreng di Jatim aman," kata Khofifah, di Surabaya, Senin, 24 Januari 2022.
 
Sebagaimana sebelumnya pemerintah pusat telah menerapkan kebijakan minyak goreng satu harga Rp14.000/liter. Dia berharap Satgas Pangan di setiap daerah juga terus ikut memantau pelaksanaannya. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pastikan stoknya aman, karena negara telah menyiapkan dana subsidi dari production cost minyak goreng ini," ujarnya.
 
Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, mengaku terus melakukan pemantauan stok minyak goreng satu harga di seluruh toko ritel modern di Kota Pahlawan. Eri mengaku, berdasarkan hasil prmantauan stok minyak goreng terpantau aman dengan harga tetap Rp 14 ribu per liter.
 
"Hasil pemantauan harganya tetap Rp 14 ribu dan stoknya masih aman. Makanya saya bingung di titik tertentu ada yang menyampaikan sampai kehabisan, sampai langka," kata Eri.
 
Oleh karena itu Eri mengimbau masyarakat agar tak perlu panik dan cemas terhadap stok minyak goreng. Apalagi, Pemkot Surabaya juga menggelar operasi pasar kebutuhan bahan pokok termasuk komoditas minyak goreng. Operasi pasar digelar sejak 21 hingga 28 Januari 2022.
 
"Jadi Insya Allah warga Surabaya jangan panik, karena masih banyak stok (minyak goreng). Kemudian yang kedua kami juga melakukan terus yang namanya operasi pasar," ujarnya.
 
Eri berpesan kepada masyarakat agar dapat menginformasikan jika masih menemukan adanya kelangkaan minyak goreng di wilayahnya. Informasi itu bisa disampaikan langsung ke lurah atau camat agar ditindaklanjuti dengan menggelar operasi pasar.
 
"Kalau ada satu daerah yang membutuhkan (minyak goreng) atau sempat habis begitu, tolong sampaikan kepada Pak Camat, sehingga kami bisa melakukan operasi pasar di lokasi," katanya. 
 


 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif