ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Ketua Bawaslu Luwu akan Diperiksa DKPP Terkait Rangkap Jabatan

Nasional pelanggaran etik
Muhammad Syawaluddin • 18 November 2020 20:56
Makassar: Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) bakal memeriksa Ketua Bawaslu Luwu, Abdul Latief Idris. Dia diperiksa lantaran diduga melakukan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP).
 
DKPP rencananya akan melakukan sidang pemeriksaan terhadap Ketua Bawaslu Luwu di Kantor Bawaslu Sulsel, Jalan AP. Pettarani, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 19 November 2020.
 
Sekretaris DKPP, Bernad Dermawan Sutrisno, mengatakan agenda sidang ini adalah mendengarkan keterangan Pengadu dan Teradu serta saksi-saksi atau pihak terkait yang dihadirkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“DKPP telah memanggil semua pihak secara patut, yakni lima hari sebelum sidang pemeriksaan digelar,” katanya, Rabu, 18 November 2020.
 
Ketua Bawaslu diperiksa lantaran diduga merangkap jabatan di instansi lain selain Ketua Bawaslu. Dalam aduan bernomor 122-PKE-DKPP/X/2020 itu Abdul Latif menjabat sebagai Ketua Unit Pengelola Kegiatan Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (UPK-DAPM) Kecamatan Bua Ponrang, Kabupaten Luwu.
 
Tidak hanya itu, teradu juga menduga Abdul Latif masih menduduki pimpinan dalam sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa konstruksi saat menjabat sebagai Ketua Bawaslu Kabupaten Luwu.
 
Sesuai ketentuan Pasal 31 ayat (1) dan (2) Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan DKPP Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pedoman Beracara Kode Etik Penyelenggara Pemilihan Umum, sidang akan dipimpin Anggota DKPP dengan Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Provinsi Sulsel.
 
Bernard juga menambahkan, sidang kode etik DKPP bersifat terbuka untuk umum. Sehingga, baik masyarakat maupun media dapat menyaksikan sidang pemeriksaan tersebut.
 
“Sidang kode etik DKPP bersifat terbuka, artinya masyarakat dan media dapat menyaksikan langsung jalannya sidang pemeriksaan atau melalui live streaming," ujarnya.
 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif