Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Hampir 100 Ribu Warga di Jateng Melanggar Protokol Kesehatan

Nasional Virus Korona covid-19
Mustholih • 14 Oktober 2020 12:55
Semarang: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menjaring hampir 100 ribu pelanggar protokol kesehatan covid-19. Mereka terjaring dalam operasi gabungan penegakan protokol kesehatan covid-19 yang dilaksanakan pada 24 agustus-12 Oktober 2020.
 
"Sebanyak 96.039 orang di Jateng terjaring operasi gabungan. Jenis pelanggaran terbanyak adalah tak mengenakan masker saat berada di lokasi yang berpotensi terjadi kerumunan," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Jateng, Budiyanto EP, Semarang, Jawa Tengah, Rabu, 14 Oktober 2020.
 
Budiyanto menerangkan, pelanggar protokol kesehatan covid-19 paling banyak berusia 20 hingga 39 tahun. Mereka yang terjaring kebanyakan pegawai swasta, pelajar dan mahasiswa, PNS, serta TNI dan Polri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kegiatan penegakan mulai digalakkan semenjak 24 Agustus saat Pak Gubernur memberi perintah secara lisan," tegasnya.
 
Baca:Kasus Aktif Covid-19 280 Kabupaten/Kota di Bawah 50 Orang
 
Budiyanto menerangkan, operasi gabungan dilakukan di lokasi yang berpotensi terjadi kerumuman, seperti jalan raya, tempat wisata, pabrik, dan pasar tradisional. Rencananya, operasi gabungan akan diselenggarakan hingga akhir November 2020.
 
"Sanksi yang kedapatan melanggar protokol kesehatan boleh memilih menyanyikan lagu Indonesia Raya, melafalkan Pancasila. Bagi yang muda dan sehat bisa push-up semampunya," jelas Budiyanto.
 
Budiyanto berujar, petugas juga akan memberi masker kepada warga yang kejaring razia. Dia mengimbau warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam sehari-hari.
 
"Kesadaran warga menerapkan protokol kesehatan semakin meningkat," tukasnya.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif