Perwakilan warga mendatangi pintu air menuju gorong-gorong BKT untuk memasang spanduk. Dokumentasi/ istimewa
Perwakilan warga mendatangi pintu air menuju gorong-gorong BKT untuk memasang spanduk. Dokumentasi/ istimewa

Warga Bintara Desak Pemkot Bekasi Bersihkan Gorong-Gorong Mampet

Nasional banjir musim hujan Bencana Banjir Bekasi
Deny Irwanto • 23 Oktober 2021 17:05
Bekasi: Warga Bintara, Bekasi Barat, mendesak Pemerintah Kota Bekasi untuk membersihkan gorong-gorong BKT yang sudah beberapa bulan mampet. Perwakilan warga juga sempat mendatangi pintu air menuju gorong-gorong BKT, di depan ruko Grand Prima Bintara, untuk memasang spanduk.
 
Pemasangan spanduk ini adalah luapan aspirasi ribuan warga Bintara yang khawatir banjir besar jika musim hujan melanda.
 
"Kami semua sangat berharap kepada Pemkot Bekasi untuk segera menyelesaikan masalah gorong-gorong ini," kata salah satu warga Bintara, Dhanang, di Bekasi, Sabtu, 23 Oktober 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: 31 Destinasi Wisata di Kulon Progo Mulai Dibuka, Cek Daftarnya
 
Dhanang menjelaskan gorong-gorong ini adalah buangan utama Kalibong, kali yang melintasi wilayah Bintara Bekasi Barat. Dengan memasang spanduk ini, warga berharap Pemkot Bekasi bisa segera mempercepat pengerjaan penyelesaian gorong-gorong menuju BKT tersebut.
 
"Karena jika tiba musim hujan, ribuan warga di sini sangat khawatir banjir besar seperti tahun 2020 kembali terulang. Dalam kondisi gorong-gorong berfungsi normal saja, apabila curah hujan tinggi, tempat tinggal kami banjir," jelas Dhanang.
 
Menurut dia orasi dan pemasangan spanduk akan terus dilakukan warga sampai tuntutan warga dipenuhi Pemkot Bekasi. Beberapa spanduk yang dipasang warga ada yang dicopot. Meski begitu warga tidak mau ambil pusing dengan hilangnya spanduk tersebut.
 
Pekan depan, warga juga akan menyiapkan spanduk yang lebih banyak. Spanduk akan mereka pasang di sejumlah tempat strategis dengan ragam tulisan penolakan, di antaranya 'Gorong-Gorong di Sini Mampet Mohon Segera Dibersihkan.'
 
"Beberapa spanduk sudah hilang atau dicopotin. Kami justru makin bersemangat untuk perbanyak spanduk," ujar Dhanang.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif