ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Polisi Tangkap Penyebar Ancaman Bom Melalui Medsos

Nasional ancaman bom
ant • 01 Januari 2019 12:36
Kupang: Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur menangkap EB, 26, penyebar ancaman bom yang disampaikan melalui salah satu media sosial.
 
"Penyebar ancaman sekaligus penyebar hoaks sudah kita tangkap Senin 31 Desember 2018, kemarin jelang perayaan malam tahun baru," kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Jules Abraham Abast kepada wartawan di Kupang, Selasa, 1 Januari 2019.
 
Hal ini disampaikannya setelah tersebarnya ancaman bom yang diketahui melalui salah satu grup facebook di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang bernama Viktor Lerik. EB yang kesehariannya berprofesi sebagai petani mengunggah kalimat berupa ajakan ke warga NTT yang ada di grup facebook mengenai teror bom di Kota Kupang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"EB diduga melakukan penyebaran berita bohong dengan maksud pengancaman melalui media sosial untuk membuat resah masyarakat," ujar dia.
 
Sampai Selasa tersangka masih berada di Polda NTT untuk dilakukan pemeriksaan. Dari tangan pelaku, Kepolisian mengamankan barang bukti berupa satu unit telepon seluler.
 
Pelaku disebutkan melanggar pasal 45 A ayat 1 jo pasal 27 UU No.19 tahun 2016 sebagai pengganti UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman 6 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
 
Mantan Kapolres Manggarai Barat itu juga mengimbau masyarakat di Provinsi NTT menggunakan media sosial dengan baik sehingga tak menimbulkan kasus seperti yang dialami oleh EB.
 

 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif