Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyatakan bahwa kebanyakan kasus penularan COVID-19 yang terjadi sepanjang Juli 2021 berasal dari klaster keluarga. (ANTARA/HO Pemkot Pontianak)
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyatakan bahwa kebanyakan kasus penularan COVID-19 yang terjadi sepanjang Juli 2021 berasal dari klaster keluarga. (ANTARA/HO Pemkot Pontianak)

Kasus Covid-19 di Pontianak Didominasi Klaster Keluarga

Nasional Virus Korona covid-19 positif covid-19 tanpa gejala pandemi covid-19 Klaster Keluarga
Antara • 03 Agustus 2021 12:41
Pontianak: Kasus penularan covid-19 yang terjadi di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, didominasi dari klaster keluarga sepanjang Juli 2021. Selain itu, kasus covid-19 juga kebanyakan terjadi pada usia dibawah 40 tahun. 
 
"Yang mendominasi berasal dari klaster keluarga dengan angka 43,86 persen, kemudian perkantoran 27,65 persen, kemudian sisanya di fasilitas kesehatpositifan dan lainnya," kata Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Pontianak, Selasa, 3 Agustus 2021. 
 
Dia menjelaskan bahwa penularan covid-19 di wilayahnya 47,04 persen terjadi pada warga berusia 19-39 tahun. Lalu, sebanyak  38,82 persen pada warga berusia 40-59 tahun, dan 11,58 persen pada warga berusia di atas 60 tahun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menambahkan, warga berusia 19 sampai 39 tahun yang terserang covid-19 umumnya tidak mengalami gejala sakit. "Untuk yang usia di atas 60 tahun yang terpapar covid-19 rata-rata bergejala," tutur Edi.
 
Menurutnya, kasus penularan covid-19 di Kota Pontianak sudah cenderung menurun. Namun perbandingan jumlah kasus positif dengan pemeriksaan yang dilakukan belum sampai di bawah lima persen.
 
"Sekarang kita masih di angka 19 persen positivity rate-nya," lanjut Edi.
 
Baca: Pemkab Bekasi Segera Gelar Vaksinasi Tahap Ketiga untuk Nakes
 
Ia meminta warga tidak mengendorkan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan covid-19 supaya angka kejadian penyakit tidak meningkat lagi.
 
"Mungkin saja pada saat adanya kelonggaran, terjadi lonjakan kasus kembali apabila masyarakat abai dalam menerapkan protokol kesehatan," ucap Edi. 
 
Ia mengimbau warganya tetap disiplin memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas untuk menghindari penularan covid-19.
 
(SYN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif