Kabut Asap Kepung Kawasan Bandara Syamsudin Noor

ant 13 September 2018 14:35 WIB
kebakaran lahan dan hutan
Kabut Asap Kepung Kawasan Bandara Syamsudin Noor
ilustrasi Medcom.id
Banjarmasin: Kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Selatan terus terjadi dan semakin parah. Sepekan terakhir kabut asap pekat dampak terbakarnya areal lahan gambut, menyelimuti kawasan sekitar bandara Syamsuddin Noor, Kalimantan Selatan.

Koordinator Manggala Agni Kalsel, Zulkarnaen, mengatakan kondisi udara kering karena kemarau menyebabkan areal lahan gambut menjadi mudah terbakar disamping adanya unsur kesengajaan warga yang membuka lahan untuk pertanian dan permukiman. 

"Kebakaran di kawasan sekitar bandara semakin parah. Titik api semakin banyak muncul, sehingga kabut asap menyelimuti areal sekitar bandara bertambah pekat," kata Zulkarnaen, Kamis, 13 September 2018.


Selain kawasan sekitar bandara kebakaran juga terjadi di sebagian besar kabupaten di Kalsel terutama di areal lahan pertanian dan sebagian kawasan hutan seperti Taman Hutan Raya Sultan Adam Kabupaten Banjar. Upaya emadaman terus dilakukan baik oleh Satgas Darat Manggala Agni maupun lewat udara menggunakan helikopter water boombing.

Namun kondisi kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kalsel dinilai belum mempengaruhi Indeks Standard Pencemaran Udara (ISPU). Secara umum meski kerap terjadi kabut asap tetapi udara di Kalsel masih berkategori baik. 

"ISPU kita masih normal dan serangan ISPA juga belum ada laporan di lapangan," tutur Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel, Ikhlas Indar.

Hal serupa juga disampaikan pihak otoritas bandara Syamsuddin Noor, Aditya yang mengatakan hingga kini aktivitas bandara masih berjalan normal meski kabut asap mulai menyelimuti kawasan bandara terutama saat pagi hari. 

"Sejauh ini aktivitas bandara masih normal," katanya singkat. 

Sebelumnya Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel telah menyiapkan sedikitnya 80 ribu masker untuk dibagikan kepada warga menyusul mulai terjadinya serangan kabut asap di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Muslim, mengatakan kabut asap mulai menyelimuti sejumlah wilayah meski tingkat kepekatannya belum berbahaya. 

"Untuk mengatasi bencana kabut asap kita sudah siapkan 80 ribu masker untuk dibagikan, terutama di daerah rawan kabut asap," ujarnya.




(ALB)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id