Warga menggunakan masker saat beraktivitas di Padang yang diselimuti kabut asap, Sumatra Barat, Jumat (13/9/2019). ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra
Warga menggunakan masker saat beraktivitas di Padang yang diselimuti kabut asap, Sumatra Barat, Jumat (13/9/2019). ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

Pemprov Sumbar Bagikan 12 Ribu Masker Antisipasi Asap

Nasional kabut asap kebakaran lahan dan hutan
Antara • 13 September 2019 13:47
Padang: Pemerintah Provinsi Sumatra Barat menyiapkan sekitar 12 ribu masker untuk dibagi-bagikan kepada masyarakat yang dinilai paling parah terdampak kabut asap. Pembagian dilakukan pada beberapa kabupaten dan kota di daerah tersebut.
 
"Sudah terkumpul dari BPBD, Bapedalda, Dinas Kesehatan dan beberapa instansi lain. Hari ini kita bagikan," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sumbar Erman Rahman di Padang, Jumat, 13 September 2019.
 
Erman menjelaskan selain didistribusikan ke daerah yang parah terdampak, sebagian masker itu juga akan dibagikan pada pengendara yang melintas di Jalan Sudirman Padang, depan kantor gubernur.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Beberapa daerah yang akan dibantu dengan masker tersebut di antaranya Limapuluh Kota, Payakumbuh, Tanah Datar, dan Dharmasraya. "Nanti kita koordinasi kembali dengan BPBD di daerah," jelas Erman.
 
Meski telah menyediakan masker untuk membantu, tetapi BPBD Sumbar juga mengimbau masyarakat untuk membeli secara swadaya karena harganya masih terjangkau.
 
Sementara itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengeluarkan Surat Edaran Nomor 660/01/DLH-2019 tertanggal 12 September 2019 berupa imbauan untuk mengurangi aktifitas di luar ruangan dan menggunakan masker.
 
Dalam surat itu disebutkan berdasarkan pengukuran Air Quality Monitoring System (AQMS) kualitas udara di Sumbar mengalami penurunan kualitas dengan tingkat PM 10 dan PM 2,5 berada pada kategori sedang dan tidak sehat.Karena itu untuk menghindari dampak negatif terhadap kesehatan, diimbau untuk tidak terlalu banyak beraktivitas di luar ruangan.
 
Sekolah diimbau juga mengurangi aktifitas belajar di luar ruangan. Jika melakukan kegiatan, menggunakan masker.
 
Lampu kendaraan diimbau untuk dihidupkan saat berkendara di jalan raya, dan diminta terus memantau kualitas udara.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif