NEWSTICKER
ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Pasien Terinfeksi Virus Korona di Jateng terus Bertambah, Ganjar Giatkan Penelurusan

Nasional Virus Korona
Mustholih • 21 Maret 2020 20:34
Semarang: Jumlah pasien terinfeksi virus korona covid-19 di Provinsi Jawa Tengah terus bertambah. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyeru kepada seluruh Bupati dan Wali Kota di provinsi berpenduduk 27 juta jiwa itu menggiatkan penelurusan terhadap warganya yang berpotensi terpapar virus korona.
 
"Kepada bupati dan wali kota, saatnya kita bergerak masif memberi pembelajaran kepada masyarakat," kata Ganjar, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, 21 Maret 2020.
 
Menurut Ganjar, penyebaran virus korona di Jawa Tengah cukup signifikan. Ganjar meminta partisipasi warga Jateng untuk memeriksakan kesehatan mereka apabila mengalami batuk, pilek, demam, dan baru melakukan perjalanan dari daerah terjangkit virus korona.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tidak usah takut untuk periksa. Kita menyiapkan skenario, jika positif langsung kita rujuk ke rumah sakit. 58 rumah sakit kita siapkan, ditambah rumah sakit swasta yang siap membantu," tegasnya.
 
Baca:Pasien Terjangkit Korona Jadi 450 Orang, 38 Meninggal
 
Per hari ini, jumlah temuan kasus virus korona di Jawa Tengah bertambah menjadi 14 orang. Sebanyak tiga yang dinyatakan positif korona meninggal. Selain itu, ada 138 pasien yang berstatus dalam pengawasan dan 2.391 orang berstatus palam pemantauan.
 
Kepala Dinas Kesehatan Jateng Yulianto mengatakan terbaru ada dua pasien positif korona masing-masing dirawat Rumah Sakit Umum Daerah Margono, Purwokerto, dan RS Kraton, Pekalongan.
 
Pasien positif korona yang lain sedang menjalani perawatan di RSUD Dokter Moewardi, Surakarta, RSUP Dokter Kariadi, Semarang, RSUD Wongsonegoro, Semarang, dan RSUD Tidar, Magelang.
 
Yulianto mengatakan pasien di RS Margono dan RS Kraton tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri. "Hanya saja yang Pekalongan ada keluarganya yang punya riwayat perjalanan luar negeri. Kedua pasien merupakan laki-laki," jelas Yulianto.

 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif