ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Pemkot Surabaya Gelar Swab Hunter Tekan Klaster Perkantoran

Nasional Virus Korona pandemi covid-19 Protokol Covid-19
Amaluddin • 05 Januari 2021 16:42
Surabaya: Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerjunkan Tim Swab Hunter untuk menyasar klaster perkantoran. Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di perkantoran.
 
"Saat ini kasus covid-19 ditemukan di lingkungan perkantoran atau tempat kerja. Makanya kita giatkan lagi Tim Swab Hunter, karena laporan terakhir itu banyak ditemukan klaster kantor," kata Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, di Surabaya, Selasa, 5 Januari 2021.
 
Baca: Vaksinasi Covid-19 di Sumut Sasar 72.451 Tenaga Kesehatan
 
Whisnu menjelaskan Pemkot Surabaya bakal melakukan tes swab massal di perkantoran jika ditemukan ada keluarga pasien covid-19 di tempat tinggalnya. "Selain kita lakukan swab di tempat tinggalnya, kita juga swab massal di kantornya. Jadi untuk meminimalisasi kasus penyebarannya agar tidak bertambah banyak," jelasnya.
 
Whisnu berharap pihak perkantoran bisa kooperatif dan mendukung langkah Pemkot Surabaya dalam mencegah penyebaran covid-19 lebih luas. "Kita yang melakukan swab, artinya mereka (pihak perkantoran) tidak kita bebani, kecuali yang ada di luar Kota Surabaya," jelasnya.
 
Sementara Wakil Sekretaris IV Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya yang sekaligus Kepala BPB Linmas, Irvan Widyanto, mengatakan Tim Swab Hunter itu akan melakukan swab massal di tempat tinggal pasien dan di tempat kerja atau kantornya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Selain itu, kami juga akan melakukan penyisiran di kantor tersebut, barangkali ada pelanggaran protokol kesehatannya. Sudah melaksanakan protokol kesehatan apa belum," ungkap Irvan.
 
Protokol kesehatan yang dimaksud seperti membuka ventilasi ruangan dengan tidak menggantungkan sirkulasi pada AC sentral, menjaga jarak di tiap ruangan dengan 50 persen dari kapasitas ruangan, membentuk satgas mandiri di tiap unit kerja atau kantor, termasuk pengecekan suhu, tempat cuci tangan dan pemakaian masker.
 
"Bahkan, kami nanti juga akan cek apakah sudah menghindari penggunaan alat secara komunal," jelasnya.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif