Papan reklame yang ambruk di jalann Radial Kota Palembang, Jumat 22 Mei 2020. Foto: Istimewa
Papan reklame yang ambruk di jalann Radial Kota Palembang, Jumat 22 Mei 2020. Foto: Istimewa

Cuaca Buruk Tumbangkan Pepohonan dan Baliho di Palembang

Nasional cuaca buruk angin kencang
Gonti Hadi Wibowo • 22 Mei 2020 19:53
Palembang: Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kota Palembang, sejak Jumat siang, 22 Mei 2020. Imbasnya, beberapa wilayah tergenang banjir.
 
Selain itu, puluhan pohon, tiang listrik, dan papan reklame tumbang terpantau di beberapa ruas jalan Kota Palembang.
 
Sekda Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan kepada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Pera KP) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (PUBM), dan camat untuk bergerak meninjau dampak angin kencang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun lokasi pohon, papan reklame, tiang listrik yang tumbang berada di jalan KM 12, jalan Kolonel H Burlian, Demang Lebar Daun, Basuki Rahmat, dan lainnya.
 
“Tercatat 18 lebih pohon tumbang, beberapa baliho, banner, tiang listrik, juga tumbang. Saat ini saya sudah terjunkan tim untuk segera mengatasi persoalan tersebut,” kata Dewa, Jumat, 22 Mei 2020.
 
Baca juga:Positif Covid-19 di Sumsel Bertambah 19 Kasus
 
Sementara itu, Kepala Unit Analisis dan Prakiraan Stasiun Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, Sinta Andayani, menambahkan, hujan deras dengan intensitas lebat hingga sangat lebat di Palembang dipengaruhi pusat tekanan rendah dari siklon tropis mangga secara tidak langsung.
 
Juga karena tumbuhnya Tekanan Udara Rendah (Low Pressure Area) di Samudera Hindia Selatan Pulau Jawa sehingga berpengaruh menarik aliran massa udara dari Sumatra Bagian Utara masuk ke wilayah selatan.
 
“Namun ketika massa udara tersebut sampai di Sumsel terjadi perlambatan gerak akibat belokan angin sehingga massa udara bertumpuk dan mengakibatkan hujan lebat dan angin kencang di Palembang,” kata Sinta.
 
Ia mencatat, curah hujan di Palembang hingga pukul 14.30 WIB, sebesar 40 mm. Kondisi hujan tersebut masuk dalam kategori hujan sangat lebat (>20 mm/jam) serta kecepatan angin maksimum tercatat 38 knots atau 72.2 km/jam.
 
“Kondisi cuaca ini diprakirakan masih berpotensi hingga tiga hari ke depan untuk wilayah Sumsel,” pungkasnya.

 

(MEL)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif