NEWSTICKER
Gubernur jawa Tengah Ganjar Pranowo/MI/Haryanto Mega
Gubernur jawa Tengah Ganjar Pranowo/MI/Haryanto Mega

Ganjar Bolehkan PNS Jateng Kerja dari Rumah

Nasional Virus Korona
Mustholih • 17 Maret 2020 23:59
Semarang: Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, membolehkan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jateng bekerja dari rumah. Kebijakan resmi berlaku per Rabu, 18 Maret 2020.
 
"Pelaksanaan tugas kedinasan di rumah ini berlaku sampai dengan 31 Maret 2020. Nanti akan kami evaluasi lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan yang ada," kata Ganjar di Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 17 Maret 2020.
 
Baca:ASN Solo Boleh Bekerja Dari Rumah

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lampu hijau Ganjar sesuai Surat Edaran Menteri Pandayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (SE Menpan RB) Nomor 20 Tahun 2020. Para abdi negara diminta bekerja di rumah untuk mencegah penyebaran korona atau covid-19.
 
Meski begitu, Ganjar menegaskan aktivitas pelayanan dan administrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi tidak boleh berhenti. "Tidak semua kerja di rumah. Tetap ada ASN yang harus ngantor agar pelayanan tetap berjalan normal," kata dia.
 
Ganjar memerintahkan seluruh Kepala Dinas membuat jadwal penugasan PNS di Jateng. Minimal 30 persen PNS setiap instansi di Jateng harus bekerja di kantor, khususnya PNS di rumah sakit.
 
"Semua pegawai di tujuh rumah sakit ini disiagakan untuk penanganan korona, jadi tetap wajib masuk untuk melayani masyarakat," tegas Ganjar.
 
Namun, dia menyebut aturan bekerja dari rumah tidak berlaku bagi PNS setingkat Kepala Dinas, Kepala Unit Pelaksana Teknis, Koordinator Satker, dam Kepala Sekolah.Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan jabatan sejajar dengan itu, diwajibkan masuk kantor setiap hari sesuai ketentuan yang berlaku.
 
Baca:ASN Bekerja dari Rumah Hingga Akhir Maret
 
"Pelaksana dalam satu seksi, sub bidang, sub bagian, atau tata usaha harus masuk minimal dua orang setiap hari," jelas Ganjar.
 
Selain itu, PNS yang bekerja di tujuh rumah sakit milik Pemerinta Provinsi Jateng juga tetap diwajibkan bekerja dari kantor. Ke tujuh rumah sakit tersebut, yakni, RSUD Dr Moewardi, Surakarta; RSUD Dr Margono Soekarjo, Purwokerto; RSUD Kelet, Jepara; RSJD Surakarta; RSJD Dr Amino Gondohutomo, Semarang; RSJD Dr RM Soedjarwadi, Klaten; dan RSUD Tugurejo, Semarang.
 
Bagi PNS yang diperbolehkan bekerja dari rumah, Ganjar meminta mereka tetap mengaktifkan alat komunikasi. "Hal itu bertujuan agar produktivitas kinerja tetap berjalan efektif dan efisien," beber Ganjar.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif