Presiden Joko Widodo bersama Gubernur Banten Wahidin Halim saat akan meninjau lokasi banjir bandang di Desa Banjar Irigasi, Kecamatan Lebak Gedong, Lebak, Banten.
Presiden Joko Widodo bersama Gubernur Banten Wahidin Halim saat akan meninjau lokasi banjir bandang di Desa Banjar Irigasi, Kecamatan Lebak Gedong, Lebak, Banten.

Penanganan Korban Banjir Lebak Diklaim Sudah Sesuai Prosedur

Nasional banjir bandang bencana longsor bencana banjir
Hendrik Simorangkir • 07 Januari 2020 19:20
Tangerang: Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan penanganan dampak banjir yang melanda Kabupaten Lebak sudah sesuai prosedur. Berbagai distribusi bantuan dan posko pengungsian telah didirikan dalam penanganan yang sesuai.
 
"Penanganan dampak banjir bandang di Kabupaten Lebak sudah sesuai dengan prosedur tetap terkait bencana. Pemprov Banten bersama tim relawan telah mendirikan posko pengungsian, evakuasi korban, distribusi bantuan logistik, layanan kesehatan, serta membuka akses jalan yang terputus," ujar Wahidin di sela mendampingi Presiden Jokowi meninjau lokasi banjir bandang di Kabupaten Lebak, Selasa, 7 Januari 2020.
 
Bahkan, ia menambahkan kebutuhan warga terdampak bencana di Kabupaten Lebak telah terpenuhi. Ia mengatakan ada beberapa infrastruktur penting yang menghubungkan antardesa yang perlu segera diselesaikan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Berharap 3-4 bulan semuanya sudah bisa diselesaikan. Itu sudah dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)," katanya.
 
Presiden Jokowi meninjau lokasi banjir bandang di Desa Banjar Irigasi, Kecamatan Lebak Gedong, Lebak, Banten, salah satunya lokasi Pondok Pesantren La Tansa yang terdampak banjir bandang. Dirinya meninjau beberapa bangunan dan fasilitas yang rusak akibat banjir bandang di wilayah tersebut.
 
Selanjutnya, Jokowi meninjau para pengungsi di Gelanggang Olah Raga (GOR) Lebak Gedong, hendak memastikan kebutuhan warga terdampak bencana terpenuhi.
 
Melihatnya besarnya banjir bandang, menurut Jokowi, pemukiman masyarakat harus direlokasi. Ia mengimbau kepada seluruh jajaran pemerintah daerah mulai dari tingkat desa agar terus waspada terhadap kemungkinan bencana, terutama mengingat puncak musim hujan masih akan berlangsung sampai bulan depan.
 
"Ini masih musim hujan yang ekstrem, masih akan berlangsung terus sesuai yang disampaikan BMKG sampai Febuari agar masyarakat terus dan tetap waspada karena tanah-tanah terutama di sekitar Kecamatan Sukajaya sangat rawan longsor," kata Jokowi.
 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif