Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.

Penderita Demam Berdarah di DIY Capai 2.854 Orang

Nasional demam berdarah
Patricia Vicka • 08 November 2019 20:09
Yogyakarta: Jumlah kasus Demam Berdarah (DB) di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selama musim kemarau 2019 melonjak tajam dibandingkan 2018. Hingga September 2019, jumlah penderita DB telah mencapai 2.854 orang. Peningkatan ini diprediksi karena adanya anomali cuaca.
 
Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaning Astutie, mengatakan jumlah penderita tahun ini tergolong tidak normal. Namun belum dapat dikategorikan kejadian luar biasa (KLB)
 
"Tahun ini memang masuk siklus empat tahunan. Jumlahnya meningkat tajam. Lonjakannya hampir sama dengan siklus empat tahunan lalu. Tapi belum mengkhawatirkan karena yang meninggal sedikit," kata Pembajun di Yogyakarta, Jumat, 8 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pembajun mengatakan catatan Dinkes DIY hingga September 2019 jumlah penderita DBD sudah mencapai 2.854 orang. Dari jumlah tersebut enam orang meninggal dunia.
 
Kabupaten Bantul menduduki peringkat pertama dengan jumlah penderita DBD terbanyak yakni 1158 orang dan 3 orang meninggal dunia. Dinkes memprediksi penyakit demam berdarah masih akan mengintai selama musim penghujan ini.
 
Namun Ia mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir dengan kejadian ini. Dinkes mendorong warga untuk aktif melakukan upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan melakukan 3M yakni menguras, menutup dan mengubur.
 
"Warga harus selalu memastikan tidak ada air bersih yang terbuka. Tutup penampung air,kubur barang-barang yang bisa menampung air," jelas Pembajun.
 
Di samping itu masyarakat harus segera berobat jika menemukan gejala-gejala demam berdarah yakni panas tinggi hingga 39 derajat Celcius selama 3 hari, muncul bintik-bintik merah dan menggigil. Jika ada penderita yang meninggal dunia, warga wajib melaporkan kepada dinas kesehatan terdekat.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif