Ilustrasi. Pengurusan dokumen SKCK untuk pendaftaran CPNS. Foto: ANT/Ampelsa
Ilustrasi. Pengurusan dokumen SKCK untuk pendaftaran CPNS. Foto: ANT/Ampelsa

Modus Penipuan 'Bayar setelah Diterima' Dipercaya CPNS

Nasional pendaftaran cpns seleksi cpns
Amaluddin • 13 November 2019 20:20
Surabaya: Masyarakat Jawa Timur diimbau waspada penipuan CPNS. Banyak modus penipuan oleh calo yang sering dipercaya para pendaftar CPNS.
 
"Salah satu modusnya, calo tidak meminta bayaran di awal kepada pendaftar. Tetapi nunggu diterima baru membayar. Modus ini ternyata dipercaya oleh para pendaftar CPNS," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim, Anom Surahno, saat jumpa pers di Surabaya, Rabu, 13 November 2019.
 
Anom mengatakan modus itu banyak dipercaya para pendaftar CPNS. Anom mengaku mendapat informasi modus itu pernah terjadi pada perekrutan CPNS di Pemprov Jatim.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jika ada, itu jelas penipuan. Karena sistem penerimaan CPNS melalui online, bukan manual dengan berkas. Sehingga tidak ada celah sedikit pun calo bisa bermain," jelasnya.
 
Anom mengungkap mendengar kabar adanya praktik calo CPNS di sejumlah daerah di Jatim pada hari ketiga perekrutan CPNS Pemprov Jatim. Di antaranya di Kabupaten Gresik dan Kediri.
 
"Tapi yang terjadi di Kediri dan Gresik, calonya sudah diamankan oleh petugas," ujarnya.
 
Anom menyarankan par apendaftar CPNS mengakses melalui website resmi Pemprov Jatim laman https://bkd.jatimprov.go.id dan lewat media sosial yang telah terverifikasi sebagai akun official milik Pemprov Jatim.
 
"Semua persyaratan bisa diakses lewat website. Semua terbuka, transparan, dan akuntabel lewat online. Nanti diakhiri dengan tes lewat CAT. Jika ada orang yang menjamin, jangan percaya, jelas itu penipuan," jelasnya.
 
Pemprov Jatim mendapat kuota CPNS dengan 1.817 formasi. Formasi ini didominasi untuk guru, yakni 1.133 kuota, tenaga kesehatan 322 dan tenaga teknis 362. Sejak pendaftaran CPNS 2019 dibuka mulai Senin, 11 November 2019, sampai hari ini ada 2.362 orang telah mendaftarkan diri sebagai CPNS.
 
Dari total pendaftar, 615 pendaftar sudah melengkapi berkas, 444 pendaftar sedang diverifikasi, 122 pendaftar dinyatakan memenuhi syarat (MS), dan 49 lainnya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Ada dua hal penting pada tahap verifikasi CPNS, yakni perguruan tinggi yang terakreditasi dan IPK minimal 3.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif