Kawah Ratu pascaerupsi Gunung Tangkuban Parahu. (ANT/RAISAN AL FARISI)
Kawah Ratu pascaerupsi Gunung Tangkuban Parahu. (ANT/RAISAN AL FARISI)

Kawasan Wisata Tangkuban Perahu Bakal Dibuka Besok

Nasional erupsi gunung
Antara • 28 Juli 2019 16:55
Bandung: Sebanyak 30 truk dikerahkan untuk mengangkut debu abu vulkanik akibat erupsi Gunung Tangkuban Parahu pada Jumat, 26 Juli 2019. Direktur Utama PT Graha Rani Putra Persada (pengelola TWA Tangkuban Parahu), Putra Kaban, mengatakan pembersihan dilakukan agar salah satu destinasi wisata di Jawa Barat itu bisa kembali menarik pengunjung.
 
"Rencananya besok mulai buka, kita lihat besok sehingga kita berusaha sampai malam, bagaimanapun harus dibersihkan. Kalau tidak bisa malam, ya, pagi. Kami minta tolong Damkar," kata Putra di Kawah Ratu Gunung Tangkuban Parahu, Minggu, 28 Juli 2019.
 
Dia mengaku keinginannya membuka destinasi wisata mengacu data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Dia mengatakan PVMBG menyatakan Tangkuban Parahu dalam status level 1 normal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Abu vulkanik kami simpan di Cikole, karena abu ini bagus untuk kesuburan tanah. Nanti akan kami pakai dan banyak juga yang meminta," imbuhnya.
 
Sementara itu, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat memutuskan menutup Taman Wisata Alam (TWA) Tangkuban Parahu selama tiga hari setelah erupsi terjadi pada Jumat, 26 Juli. Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudy Sufahriadi, mengatakan keputusan menutup TWA Tangkuban Parahu adalah hasil koordinasi semua pihak dan pengelola wisata.
 
"Saya mendengar apa yang sudah dilihat, saran-sarannya, dan saya putuskan untuk tiga hari ini statusnya tidak boleh ada pengunjung sampai dengan kita melihat perkembangannya lagi tiga hari ke depan," kata Rudy, Sabtu, 27 Juli 2019.
 
PVMBG telah merekomendasi pengelola tempat wisata agar tidak memberi izin masyarakat untuk berada di sekitar kawasan, khususnya kawah ratu dan kawah upas dengan radius 500 meter.
 
Pedagang, wisatawan dan pendaki pun tidak diperbolehkan menginap dalam kawasan kawah aktif yang ada di dalam kompleks Gunung Tangkuban Parahu.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif