Ilustrasi/Medcom.id.
Ilustrasi/Medcom.id.

AirNav Sebut Jarak Pandang Jadi Alasan Teknis Pesawat Gagal Terbang

Nasional kabut asap Kebakaran Lahan dan Hutan
Hendrik Simorangkir • 17 September 2019 12:58
Tangerang: Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menyelimuti wilayah Kalimantan dan Sumatra membuat puluhan penerbangan terganggu. Lembaga penyelenggara pelayanan navigasi penerbangan (AirNav) Indonesia mengemukakan jarak pandang menjadi faktor teknis dari kebatalan atau keterlambatan pihak maskapai.
 
"Karena teknis jarak pandang minimumnya tidak mencukupi yang rata-rata jarak pandang di bandara kita itu 800 meter minimumnya. Begitu di bawah 800 meter maka pesawat tidak bisa mendarat. Karena itu teman-teman maskapai memilih untuk cancel dan delay," ujar Manajer Humas AirNav Indonesia, Yohanes Sirait, Selasa, 17 September 2019.
 
Yohanes menjelaskan gangguan penerbangan yang membuat pesawat gagal mendarat kerap terjadi di pagi hari.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Gangguan penerbangan di bandara Kalimantan dan Sumatra yang terdampak Karhutla terjadi biasanya pukul 06.00-09.00 WIB," jelasnya.
 
Yohanes belum mendata berapa banyak pesawat yang mengalami gagal terbang, Yohanes menuturkan masih menghitungnya.
 
"Jumlah penerbangan yang terdampak sampai saat ini masih kita hitung. Sama beberapa penerbangan lagi yang divert atau balik arah," katanya.
 
Yohanes berharap agar masyarakat bisa mengerti jika penerbangan dibatalkan atau terlambat karena adanya musibah karhutla ini. Menurut Yohanes seluruh maskapai dan Airnav mengupayakan keselamatan penumpang yang menjadi prioritas utamanya.
 
"Masyarakat diharap untuk bersabar. Terus terang kami dan maskapai juga terdampak dari adanya kabut asap ini. Kita berharap supaya kabut asap itu semoga bisa ditangani segera dan kondisi menjadi normal lagi," jelasnya.

 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif