Calon pempang saat menunggu kedatangan kereta api di Stasiun Yogyakarta. Medcom.id/Mustaqim
Calon pempang saat menunggu kedatangan kereta api di Stasiun Yogyakarta. Medcom.id/Mustaqim

KRL Yogyakarta-Solo Segera Perluas Jangkauan

Nasional kereta api KRL PT KAI Yogyakarta Kota Solo
Ahmad Mustaqim • 25 April 2022 08:54
Yogyakarta: Kereta rel listrik (KRL) relasi Yogyakarta-Solo akan segera diperluas jangkauannya. KRL yang semula hanya bisa sampai Stasiun Solo Balapan, nantinya akan bisa turun hingga Stasiun Palur Kabupaten Karanganyar.
 
"Jalur (KRL) ke Palur dari (Stasiun) Solo Jebres. Kami masih koordinasi dengan Kementerian Perhubungan," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba di Stasiun Yogyakarta, Minggu malam, 24 April 2022. 
 
Anne mengatakan otoritas KRL sejauh ini masih dalam tahan uji coba jalur menuju Stasiun Palur dari stasiun yang ada di Solo. Ia mengatakan berbagai aspek sudah mulai terpenuhi untuk menopang operasional. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Depo sudah kelihatan di bangun di Solo Jebres. Sarana prasarana bisa dilalui," ujarnya. 
 
Menurut dia, yang saat ini masih dikoordinasikan soal pengaturan jadwal dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian. Penjadwalan keberangkatan dan kedatangan KRL ini harus menyesuaikan dengan jadwal kereta api yang lain. 
 
"Jadwal-jadwalnya harus dipastikan. Keberangkatan nanti bisa di Stasiun Balapan dan Palur," kata dia. 
 
Baca: Layani Mudik Lokal, Jadwal KRL Yogyakarta-Solo Ditambah
 
Anne menambahkan operasional KRL tujuan Stasiun Palur hampir sama dengan yang lain. Ia mengatakan pengelola masih memastikan pola operasional KRL dengan melihat mobilitas masyarakat pengguna. 
 
"Pola operasinya seperti apa. Semoga bisa segera masyarakat Jogja-Solo bisa menikmati KRL dari Jogja sampai Palur," ujarnya. 
 
Saat ini, KRL Yogyakarta-Solo mulai operasi dengan total 24 jadwal perjalanan atau ditambah 4. Kebijakan ini diambil untuk memenuhi kebutuhan layanan mudik lokal masyarakat kawasan Yogyakarta-Solo. Tambahan jadwal ini berlaku sejak 22 April hingga 13 Mei. Otoritas pengelola akan kembali mengevaluasi usai masa jadwal tambahan tersebut selesai.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif