Kepala Dinkes Kepri Muhammad Bisri. FOTO ANTARA/Nikolas Panama
Kepala Dinkes Kepri Muhammad Bisri. FOTO ANTARA/Nikolas Panama

Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua Remaja Kepri Sudah 94%

Antara • 25 September 2022 16:13
Tanjungpinang: Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Dinkes Kepri) mencatat vaksinasi covid-19 dosis kedua untuk kelompok remaja (12-17 tahun) di wilayahnya sudah mencapai 195.407 orang atau 94 persen
 
Kepala Dinkes Kepri, Muhammad Bisri, mengatakan target capaian vaksinasi covid-19 untuk kelompok remaja mencapai 207.663 orang.
 
"Capaian vaksinasi covid-19 dosis kedua untuk remaja di Kepri sebanyak 221.614 orang, melebih target," kata Bisri di Tanjungpinang, Minggu, 25 September 2022.
 
Baca: 66,34% Anak Tuntas Divaksinasi Lengkap per 24 September

Dia menjelaskan untuk hari ini ada sebanyak 28 orang remaja yang vaksin dosis pertama, kemudian sembilan orang suntik vaksin kedua.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kepri, Muhammad Darwin, mengatakan stok vaksin di Kepri sudah menipis. Pemprov Kepri sudah melayangkan surat permohonan agar pemerintah pusat segera mengirim vaksin covid-19 Kepri.
 
"Stok vaksin di Natuna, Anambas, Karimun dan Tanjungpinang sudah habis. Sementara stok vaksin di Batam, Lingga dan Bintan sudah menipis," jelasnya.
 
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kepri, Tjetjep Yudiana, mengatakan vaksin dibutuhkan masyarakat agar terbentuk sistem kekebalan tubuhnya. Karena itu ia mengimbau masyarakat untuk segera vaksin seandainya persediaan vaksin memadai.
 
"Vaksin itu ada masa kadaluwarsa sehingga sayang sekali kalau tidak dipergunakan tepat waktu," ungkap Tjetjep.
 
Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kepri itu menyatakan jumlah lansia yang sudah vaksin covid-19 dosis pertama sebanyak 74.322 orang atau 85,30 persen. Sisa target lansia yang belum divaksin 14.277 orang.
 
Sementara vaksin dosis kedua sebanyak 63.203 orang atau 72,54 persen, dan dosis ketiga 32.704 orang atau 37,54 persen.
 
"Vaksin dosis booster kedua untuk tenaga kesehatan mencapai 7.433 orang atau 52,64 persen," ujar Tjetjep.
 

 
 
(DEN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif