Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Istimewa)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Istimewa)

Ganjar Galakkan Diversifikasi Pangan Kelompok PKK

Lukman Diah Sari • 19 Juli 2022 13:15
Semarang: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menggerakkan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Jawa Tengah melakukan diversifikasi pangan. Upaya itu dilakukan untuk menekan inflasi di Jawa Tengah.
 
Ganjar menyampaikan arahan itu dalam rapat koordinasi TP PKK di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Selasa, 19 Juli 2022. Ganjar menyampaikan diversifikasi pangan dapat dilakukan dengan melakukan penanaman secara mandiri komoditas pangan penyebab inflasi, seperti cabai dan bawang merah.
 
"Sebenarnya mereka juga diajari menanam sendiri kan bisa. Teknologinya enggak sulit bibitnya bisa kita bantu. PKK tinggal kita latih harus jalan sendiri dengan pendampingan," kata Ganjar di Semarang, Selasa, 19 Juli 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain menanam komoditas cabai dan bawang merah, Ganjar mengatakan pangan alternatif pengganti beras juga penting untuk dilakukan penanaman mandiri. Antara lain singkong, umbi-umbian, dan sukun.
 
Ganjar berharap PKK bisa melakukan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di kota besar. Sebab, kata Ganjar, konsumsi masyarakat di kota besar relatif tinggi. 

Baca: Ganjar Dorong KPPU Ciptakan Iklim Usaha Sehat di Tengah Inflasi Dunia 


Jika diversifikasi pangan bisa dilakukan dengan cepat, diharapkan tingkat inflasi di Jawa Tengah yang mencapai 4,97 persen bisa segera turun. Sehingga sektor perekonomian bisa kembali stabil. 
 
"Kita harapkan itu bisa dikerjakan dan tanaman pendamping beras, pendamping padi itu juga mesti digalakkan, sehingga konsep diversifikasi pangannya jalan," ucap Ketua Pembina Tim Penggerak PKK Jawa Tengah itu.
 
Pada kesempatan itu, Ketua PKK Jawa Tengah Siti Atiqoh Supriyanti menyebut selama tiga tahun berturut-turut PKK Jawa Tengah menjadi juara umum tingkat nasional sebagai PKK dengan anggaran daerah terkecil. Tapi, kata Atiqoh, kegiatan PKK Jawa Tengah tetap bisa optimal.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif