Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)

Waktu Imsak Muhammadiyah Lebih Lama 8 Menit dari Pemerintah

Nasional puasa muhammadiyah Ramadan 2021
Mustholih • 08 April 2021 13:15
Semarang: Puasa Ramadan 2021 di Jawa Tengah diprediksi terdapat perbedaan waktu imsak antara Muhammadiyah dengan Pemerintah. Kepala Kementerian Agama Jawa Tengah, Musta'in Ahmad, mengatakan, batas waktu imsak bagi Muhammadiyah delapan menit lebih lama dari yang ditentukan Pemerintah.
 
"Tahun ini ada yang unik, pada jadwal imsakiyah. Muhammadiyah telah menetapkan waktu imsak hari pertama puasa itu pukul 04.22 WIB, sementara Kemenag mengeluarkan jadwal waktu imsak pada pukul 04.14 WIB," kata Musta'in, di Semarang, Kamis, 8 April 2021.
 
Menurut Musta'in, perbedaan waktu imsak ini harus diberitahukan kepada masyarakat. Tujuannya, Agar umat muslim di Jateng tidak bergolak merespons perbedaan waktu imsak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jangan sampai nanti timbul persoalan," ujar dia.
 
Baca juga: Riau Buka Posko Perbatasan Cegah Transmisi Covid-19
 
Musta'in menambahkan pelaksanaan hari pertama Puasa Ramadan di Jateng kemungkinan tidak ada perbedaan. "Kalau penentuan hari pertama puasa, kemungkinan besar akan sama."
 
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengatakan sudah mengamankan stok logistik dan bahan bakar minyak. Sampai saat ini, harga kebutuhan pangan di Jateng cenderung stabil.  
 
"Stok bahan kebutuhan pokok aman, harga juga relatif stabil. Bahkan beberapa komoditas seperti telur dan cabai hijau harganya cenderung turun," jelas Ganjar.
 
Ganjar menerangkan Jateng sudah siap menyambut Ramadan. Termasuk mengantisipasi para pemudik yang nekat pulang kampung. 
 
"Teman-teman di kepolisian dan perhubungan sudah menyiapkan titik-titiknya. Tinggal menunggu regulasi yang diturunkan," terang dia.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif