Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Satu Keluarga Positif Korona di Jember

Nasional Virus Korona jawa timur virus corona
Antara • 06 Juni 2020 00:56
Jakarta: Virus korona (covid-19) menginfeksi satu keluarga yang terdiri dari bapak, ibu dan anak di Desa Padomasan, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Mereka merupakan bagian dari penambahan tujuh pasien positif korona di Jember.
 
"Didominasi warga Desa Padomasan yang disebut sebagai klaster Kecamatan Jombang, sehingga totalnya menjadi 55 orang," kata Juru bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Jember Gatot Triyono di Jember seperti dikutip dari Antara, Jumat malam, 5 Juni 2020.
 
Klaster Jombang terdiri atas kasus ke-50, merupakan seorang pelajar berusia 12 tahun dan merupakan anak dari kasus pasien positif ke-30. Selain itu, ada kasus ke-51 yang merupakan suami dari kasus ke-30.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara kasus ke-53 merupakan saudara dari kasus 30, serta kasus ke-52 merupakan tetangga dari kasus ke-30. Klaster Jombang merupakan kontak erat dengan pasien ke-30. Mereka menjalani perawatan di ruang isolasi rumah sakit.
 
Baca:Jatim 'Sumbang' Positif Covid-19 Terbanyak Hari Ini
 
"Untuk pasien ke-50 yang merupakan anak pasien ke-30 awalnya berstatus orang tanpa gejala (OTG), kemudian dijemput untuk isolasi di rumah sakit pada 29 Mei 2020 dengan hasil tes cepatnya reaktif dan dilakukan swab pada 2 Juni 2020 dan hasilnya positif," tutur Gatot.
 
Penjemputan juga dilakukan pada suami pasien ke-30, saudara, dan tetangganya yang pernah kontak erat. Sehingga pada Jumat, 5 Juni 2020, hasilnya diketahui terkonfirmasi positif korona.
 
Berdasarkan data Gugus Tugas, pasien positif korona terbanyak berada di Kecamatan Jombang, yakni 11 orang, kemudian di Kecamatan Kaliwates delapan orang, dan Kecamatan Jelbuk empat orang.
 
"Jumlah warga yang terkonfirmasi positif di Jember 55 orang yang terdiri dari sembilan pasien dinyatakan sembuh setelah dua kali hasil swabnya negatif, 43 pasien masih dirawat, dan tiga pasien meninggal dunia," katanya.
 
Sedangkan untuk pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat 184 orang dengan rincian 101 selesai dalam pengawasan, 33 orang masih dalam pengawasan, dan 34 orang meninggal dunia.
 
Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 1.282 orang dengan rincian 976 orang sudah selesai dipantau, 267 orang masih dipantau, dan 21 orang meninggal dunia.
 

(ADN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif